Uji Coba Penampilan Kafilah Kalbar Menuju MTQ Nasional

UJI COBA : Salah satu peserta tampil dalam kegiatan uji coba menuju MTQ ke 28 Tingkat Nasional. MARSITA RIANDINI/PONTIANAK POST

Persiapan Semakin Matang, Peserta Tampil Optimal

Alunan Ayat Suci Alqur’an menggema di salah satu ruang Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Suara ini berasal dari para peserta MTQ ke 28 Tingkat Nasional asal Kalbar. Penampilan ini sebagai uji coba sebelum pertandingan berlangsung di Padang, November mendatang.

MARSITA RIANDINI, Pontianak.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalbar menggelar uji coba tahap ke dua penampilan Kafilah Kalbar menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 28 Tingkat Nasional di Padang Sumatera Barat. Tahap pertama telah dilaksanakan pada 6 Oktober 2020. Masyarakat dapat menyaksikan kembali penampilan peserta lewat kanal Youtube MTQ XXVIII Kalbar yg diselenggarakan dari pagi hingga sore itu.

Uji coba ini dilaksanakan setelah peserta mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) yang dilakukan sejak 1 hingga 9 Oktober 2020, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Satu persatu peserta tampil layaknya sedang bertanding. Penampilan itu dinilai para pelatih untuk kemudian di evaluasi agar dapat dikoreksi dan diperbaiki. Semangat para peserta kian membara. Tak terkecuali peserta kategori cacat netra yang tampil memukau.

Sebanyak 12 pelatih mendampingi para peserta. Pelatih berasal dari senior yang berpengalaman di bidangnya. Bahkan juga yang memiliki prestasi internasional seperti Hj Nursiah Ismail dan Hj Dahlia Ahmad. Juga dilatih Shohihin Nahyus, H. Abdul Syukur, H Abdul Wahab, H. Harjani Hefni, Zainudin, H. Lukmanul Hakim, Abdul Hakim Ibrahim, H. Hipni Putra, dan H. Syahbandi.

Andi Musa, Ketua LPTQ Kalbar mengatakan pemusatan latihan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ menuju tingkat Nasional. Gelombang pertama diikuti sebanyak 29 peserta dari lima cabang lomba, yakni tilawah, qira’at, tartil, hifzil, dan tafsir, cacat netra. “Dari TC ini, semangat peserta cukup tinggi, disiplin soal waktu,” katanya,Sabtu (10/10).

Kemajuan para peserta pada uji coba kali ke dua ini, kata Andi jauh lebih baik dari uji coba pertama. “Saya tanya pelatih, ada peningkatan. Hari ini, jauh lebih meningkat dari try out pertama,” tuturnya. Pihaknya pun semakin bersemangat dan optimis, bahwa Kafilah Kalbar nantinya siap bersaing dengan kafilah dari provinsi lain. Hal yang tak kalah pentingnya, lanjut Andi Musa target untuk tampil berkualitas dan bermartabat. Mengembalikan lagi Kalbar sebagai tempatnya Qori-Qoriah terbaik. “Kami punya harapan dan optimisi tampil berkualitas dan bermartabat di Tingkat Nasional yang berlangsung di Padang, nanti,” jelasnya.

Gelombang ke dua berlangsung pada 12 hingga 14 Oktober 2020. Diikuti sebanyak 20 peserta terdiri dari tiga cabang lomba, yakni syarhil, fahmil, dan khattil Qur’an. Setelah ini, lanjut Andi masih ada lagi tahapan pelatihan untuk memaksimalkan penampilan para peserta. “Ini tahap pertama. Nanti tahap ke dua jelang keberangkatan yang insyaAllah berangkat pada 12 November 2020 mendatang,” pungkasnya. **

error: Content is protected !!