Uji Coba PPDB Online

SIMULASI UNBK: Ujian simulasi UNBK tahap II SMAK Setia Pontianak pada 24 Februari lalu (foto 1), serta kegiatan serupa pada hari yang sama SMA Negeri 4 Pontianak (foto 2). PAGE FACEBOOK GIHON NENABU/JURNALIS SASTRA SMAN 4 PONTIANAK

PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat melakukan uji penerimaan peserta didik baru secara online tahun 2020/2021. Rencana uji coba itu dilakukan mulai 19 Mei, 20 Mei, kemudian 28 Mei, dan terakhir 30 Mei.

“Untuk uji coba bisa mengakses  http://ppdb.dikbud.kalbarprov.go.id/accounts/login. Kami mulai uji coba dari pukul 10.00-12.00,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Suprianus Herman, di Pontianak, kemarin.

Suprianus menyatakan pihaknya terus mengevaluasi online sebelum PPDB online itu benar-benar diterapkan tahun ini. “Sejauh ini uji coba berjalan lancar. Kendala hanya pada jaringan saja,” kata Suprianus.

Ia menambahkan pihaknya sudah mensosialiasikan PPDB secara online ke sekolah-sekolah di Kalimantan Barat. Koordinasi juga dilakukan dengan Dewan Pendidikan Kalbar dan, Ombusdman.

Pada saat penerapan nanti pun dilanjutkan Suprianus, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ikut mengawasi. Bahkan pemerintah provinsi pun sudah membuat peraturan gubernur sebagai payung hukum dalam pelaksanaan PPDB nanti.

Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Pada Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Provinsi Kalimantan Barat.

“Kalbar termasuk salah satu provinsi di Indonesia yang paling cepat membuat pergub PPDB dan juga membuat aplikasi pelaksanaan PPDB online,” sebut Suprianus.

Kemudian terkait zonasi, kuota pada PPDB tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini kuota zonasi hanya 50 persen. Berkurang 30 persen dari tahun sebelumnya sebesar 80 persen.

Sedangkan kuota jalur prestasi ditambah menjadi 30 persen, baik melalui jalur akademiki maupun non-akademik. Kuota tahun hanya sebesar 15 persen, baik melalui prestasi akademik maupun non-akademik.

Sementara itu, kuota 15 persen diberikan bagi siswa yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Terakhir jalur perpindahan atau apabila orang tua siswa pindah tempat tinggal, kuota di jalur ini diberikan kuota 5 persen.

“Jika jalur perpindahan maka dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi atau lembaga yang mempekerjakan wali siswa dan dapat digunakan untuk anak guru,” kata Suprianus.

Sesuai jadwal pra pendaftaran PPDB dilakukan tanggal 2-13 Juni 2020. Pendaftaran itu baru dilakukan tanggal 22-25 Juni 2020. (mse)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!