Uji Swab di RS Untan Bisa Percepat Pemutusan Covid di Pontianak

PONTIANAK-Menurut Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, rencana uji swab covid-19 yang akan dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit (RS) Untan Senin (20/4) jika bisa dilakukan mampu mempercepat hasil pemeriksaan pasien positif atau negatif covid-19.

“Saya dapat informasi, bahwa Rumah Sakit Untan berencana melakukan uji swab covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di lab nya. Dengan adanya fasilitas uji swab akan mempercepat hasil pemeriksaan pasien covid-19 positif negatifnya,” kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Minggu (19/4).

Jika uji swab covid-19 bisa dilakukan disana, maka pemeriksaan bisa diarahkan ke RS Untan. Utamanya diperuntukkan bagi pasien dalam pemantauan untuk langsung di swab. Dengan demikian, hasil bisa cepat diketahui sehingga memberikan kepastian buat penanganan selanjutnya.

Diakui Edi, selama ini pihaknya hanya sebatas melakukan rapid test, sementara untuk uji swab harus dikirim ke Jakarta. Untuk mengetahui hasilnya pun cukup memakan waktu. “Sekarang untuk mengetahui hasil uji laboratorium dari Jakarta relatif lebih lama. Kalau kemarin dalam waktu lima hari, sekarang bisa memakan waktu tujuh hari dan bahkan 14 hari,” ungkap Edi.

Ia menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Balitbangkes Jakarta terhadap 39 sampel PDP di Pontianak. “Kalau Laboratorium RS Untan sudah bisa dilakukan pemeriksaan PCR, dalam sehari hasilnya sudah bisa diketahui,” katanya.

Menurutnya, dengan lambannya hasil pemeriksaan yang dikeluarkan, menimbulkan ketidakpastian di masyarakat, apakah hasilnya positif atau negatif. Untuk itu, besar harapannya Laboratorium RS Untan bisa segera beroperasi untuk melakukan pemeriksaan swab Covid-19. “Mudah-mudahan ini berjalan lancar dan sesuai rencana,” harapnya.

“Ini kabar baik. Jika memang benar, saya rasa harus secepatnya dilaksanakan. Karena dengan cepat mengetahui hasil swab covid-19, dapat mempercepat penanganan petugas medis yang tengah menangani covid,” kata Ketua DPRD Pontianak, Satarudin.

Selama ini hasil tes swab covid mesti dilakukan di Jakarta. Hasilnya juga baru bisa diketahui seminggu kemudian. Jelas kata Satarudin, ini menjadi salah satu hambatan Pemerintah Pontianak dalam memutus mata rantai covid di Pontianak.

Jika hasil tes covid-19 bisa diketahui dalam sehari, ia meyakini penanganan pemutusan mata rantai virus ini bisa lebih cepat. Ia juga meminta pihak Rumah Sakit Untan dapat melakukan kerjasama dengan Pemerintah Pontianak dalam upaya penanganan covid.

“Sekarang tinggal memikirkan biaya dari pengetesan swab tersebut. Pemkot Pontianak juga telah menganggarkan dana buat penanganan covid ini. Alokasinya mungkin sebagian bisa diarahkan untuk uji swab disini,” tandasnya.(iza)

error: Content is protected !!