Ujian Sekolah Tingkat SMP Mulai Berlangsung
Sekolah Perketat Prokes Ketat Selama Pelaksanaan Ujian

PROKES KETAT :  Siswa/siswi kelas 9 di SMPN Negeri 1 Bengkayang mengikuti pelaksanaan ujian sekolah dengan mematuhi prokes, terutama menjaga jarak antar bangku dan penggunaan masker selama ujian berlangsung. SIGIT ADRIYANTO/PONTIANAK POST

BENGKAYANG – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkayang, Pinus Samsudin memastikan pelaksanaan ujian sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama) di Kabupaten Bengkayang mulai berlangsung pertanggal 6 hingga 12 April 2021. Untuk ujian sekolah yang dilakukan secara serentak ini sendiri, dia mengatakan setidaknya dilangsungkan di 84 SMP yang ada di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Bengkayang.

“Jumlah tersebut terdiri dari 72 SMP Negeri dan 12 SMP Swasta. Sementara itu, juga ada beberapa sekolah (SMP) yang belum bisa menyenggarakan ujian sekolah, yakni SMP AMKUR Bengkayang, SMPN 4 Bengkayang, dan SMPN 7 Monterado. Hal tersebut karena sekolah-sekolah tersebut belum memiliki murid kelas 9,” jelas Pinus Samsudin, Rabu (7/4).

Dia juga membeberkan, untuk ujian sekolah tingkat SMP tahun ini diikuti 4.284 siswa/siswi, dengan rincian 3.751 siswa dari SMP Negeri dan 533 siswa SMP Swasta. “Ini terbagi di enam sub rayon. Yakni sub rayon 1 Bengkayang, sub rayon 2 Ledo, sub rayon 3 Samalantan, sub rayon 4 Sungai Raya dan Kepulauan, sub rayon 5 Sanggau Ledo, dan sub rayon 6 Seluas,” terangnya.

SMPN 1 Bengkayang gelar Ujian Sekolah sejak 6 Maret hingga 12 Maret mendatang, Ujian  Sekolah ini adalah pengganti dari Ujian Nasional (UN) yang resmi diganti oleh Mendikbud dengan beberapa syarat ketentuan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Bengkayang, Emiliana memastikan bahwa SMPN 1 Bengkayang merupakan salah satu sekolah yang turut menggelar pelaksanaan ujian sekolah. Terkait sistematis pelaksanaan ujian tahun ini, Emiliana menyebut bahwa Ujian Nasional (UN), bukan tidak ada, melainkan diganti dengan Ujian Sekolah, dengan beberapa syarat ketentuan.

Dirinya menyebut proses kelulusan diserahkan pada sekolah. “Kriteria kelulusan sama saja, yang diperhitungkan yaitu raport, kemudian tugas, dan nilai Ujian Sekolah itu sendiri,” ucapnya.

Emiliana juga menjelaskan, mengenai pelaksanaan Ujian Sekolah di SMPN 1 Bengkayang berjalan dengan lancar, siswa yang mengikuti Ujian Sekolah sebanyak 191 siswa, dan mereka hadir semua. Sementara terkait proses pelaksanaan dilakukan dengan mengikuti prosedur yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan dan melakukan protokol kesehatan yang ketat.

Hal tersebut, menurutnya penting dilakukan mengingat situasi dan kondisi pelaksanaan ujian tahun ini berbarengan dengan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. “Kita ikuti aturan yang ditentukan, makanya kami bisa melakukan Ujian Sekolah ini dengan tatap muka,” tegasnya.

Dia juga mengatakan bahwa proses pelaksanaan memang berbeda dengan tahun sebelumnya, akibat covid-19 yg melanda sekarang. Namun pelaksanaannya, ia menyesesuaikan pelaksanaan Ujian Sekolah dengan Ujian Nasional.  “Dulu satu ruang kelas 20 orang siswa, namun sekarang kita batasi karena menjaga jarak menjadi 16 siswa, kami bagi menjadi 10 kelas dengan setiap ruangnya dua pengawas,” tuturnya.

Emiliana berharap, proses pelaksanaan Ujian Sekolah di SMPN 1 Bengkayang dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan, tidak ada kendala baik dari guru dan murid. “Semoga lancar sampai selesei, dan untuk Sekolah lain dapat melaksanakan dengan baik juga,” tutup Emiliana. (Sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!