Upacara Bendera Di Batas Negara

Kemeriahan karnaval HUT RI di Temajuk | OZY-PPOST

Diikuti Warga Perbatasan Indonesia Dan Malaysia

Suasana khidmat terlihat di batas negara Indonesia – Malaysia, tepatnya di Aruk Kecamatan Sajingan Besar dan Temajuk Kecamatan Paloh pada saat pelaksanaan upacara Detik Detik Proklamasi kemerdekaan RI kemarin. Tak hanya warga Indonesia, khususnya yang di Kecamatan Sajingan dan Temajuk Kecamatan Paloh. Namun sejumlah warga Malaysia turut hadir dalam kegiatan tersebut.

FAHROZI – Aruk Sajingan Besar & Temajuk

“Kami Mengucapakan selamat menyambut ulang tahun kemerdekaan ke 74 kepada Republik Indonesia, kami berbesar hati menerima jemputan daripada Camat Sajingan untuk pergi ke majelis peresmian seperti ini”.

Hal tersebut disampaikan pejabat Daerah Lundu Kuching Serawak Malaysia, Hersad Ersan Bin Aman. Dengan logat melayunya, dirinya mewakili masyarakat wilayah Lundu, yang merupakan daerah yang
berbatasan langsung dengan Kecamatan Sajingan Besar Indonesia saat menghadiri upacara detik detik proklamasi Kemerdekaan RI di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Sabtu (17/8).

Di momen ini, pihaknya sangat mengharapkan hubungan ke depan antara Indonesia dan Malaysia lebih baik lagi. “Sukses juga untuk masyarakatnya (warga Indonesia), apa yang dirancang para pejabat di
Indonesia berkenaan dengan pembangunan perbatasan, kemudian berkaitan ke depannya kerja sama antar ke dua Negara ini, nanti akan disampaikan ke pejabat ditingkat atas di Malaysia,” katanya.

Hersad sendiri mengaku, baru pertama ikut Upacara Peringatan HUT KEmerdekaan RI di PLBN Aruk. Lantaran, dirinya juga merupakan pejabat yang belum lama dilantik di Lundu. Meski demikian, ke depannya, sejumlah kegiatan antar dua kecamatan beda Negara ini, yakni Sajingan Besar dan Lundu, akan bicarakan lebih spesifik lagi.

Camat Sajingan dan Camat LunDu Malaysia bersalam komando. Camat lundu hadir dalam upacara Detik detik proklamasi di aruk. OZY/PPOST

“Akan dibicarakan lagi berkaitan dengan kerjasama termasuk memperingati HUT Kemerdekaan, apalagi HUT kemerdekaan Indonesia dan Malaysia sama-sama jatuh pada Agustus,” katanya.

Seperti halnya kegiatan atau acara funbike Malindo, dimana Lundu dan Sajingan menjadi rute yang dilewati. “Nanti pada 2020 kita ada acara lawatan Malaysia, namun ini akan dikomunikasikan lagi,” katanya.

Ketika ditanya menganai bagaimana pembangunan di wilayah perbatasan, terutama sudah adanya PLBN Aruk. Hersad melihat PLBN Aruk sangat istimewa baik dari kondisi bangunan dan tempatnya dan akan senantiasa mengikuti contoh-contoh yang baik dari negara ini.

“O luar biasa, sangat istimewa, tempatnya sangat baik, dan kami memang update terus perkembangannya,” katanya.

Upacara di batas Negara, dihadiri Koordinator Kelompok Aksi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (PNPP) RI, DR Ir Max Pohan CES MA yang juga bertindak sebagai inspektur upacara. Kemudian Wakil Bupati Sambas, HJ Hairiah SH MH yang menjadi pembaca teks proklamasi, kemudian dihadiri pejabat Asdep di BNPP, pejabat PLBN Aruk, Imigrasi, Bea Cukai, Anggota DPRD Sambas, Kapolsek, jajaran TNI, berlangsung khidmat.

Koordinator Kelompok Aksi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (PNPP) RI, DR Ir Max Pohan CES MA mengaku pelaksanaan upacara di batas negara luar biasa. “Sungguh luar biasa, diluar ekpektasi kami di BNPP, kami memang rencananya secara gradual meningkatkan semangat masyarakat di perbatasan, tapi hari ini bukan gradual itu yang kami lihat, tapi justru luar biasa, momen seperti ini diharapkan bisa memperbaharui semangat masyarakat di perbatasan sebagai Warga Negara Republik Indonesia,” kata Max.

Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH mengaku sangat bangga bisa berada dan melaksanakan upacara Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di batas Negara. “Semua sukses menjalankan upacara di batas Negara Indonesia – Malaysia, kami disini, sangat berterimkaasih, dari BNPP mewakili pemerintah pusat, ketua PLBN Aruk, Camat Sajingan Besar, Camat Lundu, Danramil Sajingan, Klapolsek Sajingan, Pramuka, Imigrasi, Bea cukai, dan semua pihak yang hadir, dan banyak sekali hal yang didapatkan, kita sangat bangga, terharu, bisa berada dan melaksanakan upacara di batas Negara,” katanya.

Sementara itu, di Desa Temajuk Kecamatan Paloh yang merupakan daerah berbatasan langsung dengan Malaysia. Juga melaksanakan upacara Detik Detik PRoklamasi Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut diinisiasi Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI) Kabupaten Sambas.

Zefri Ketua MPPI Kabupaten Sambas menjelaskan selain upacara detik detik proklamasi, berbagai kegiatan HUT RI yang diselenggarakan. Rangkaian lomba, diantaranya Voli, Sepak Bola, Catur, Tenis meja, Gaplek, Bulu Tangkis, Cerdas Cermat tingkat pelajar, Pentas Seni, MTQ tingkat pelajar dan Karnaval, sedangkan permainan rakyat, pihaknya menggelar Panjat Pinang, Tarik Tambang, lomba karung perempuan, bawa bola berpasangan, Lari goni, lari berpasangan, anyam ketupat, masukan
bola pakai terung, lomba tepuk bantal, makan kerupuk dan Hiburan band. “Momentum peringatan HUT RI ke 74, di harapkan masyarakat perbatasan dapat ikut berperan mengawal NKRI, sehingga permasalahan patok batas negara yang sudah beberapa kali terjadi di Kalbar, khususnya kabupaten
Sambas tidak terjadi lagi, Masyarakat bersama TNI-Polri harus sinergi mengawal perbatasan, serta meningkatkan semangat bergotong royong,” katanya.

Rian Winadi PAW Kepala Desa Temajuk mengapresiasi agenda tahunan MPPI dengan menggelar berbagai kegiatan pada peringatan HUT RI di Temajuk. “Bantuan nyata MPPI yang masih berdiri kokoh yaitu Pembangunan Gapura Pancasila di perbatasan Indonesia-Malaysia, bantuan lainya, yakni Bendera Merah Putih, bantuan alat Kebidanan, perlengkapan olahraga, baju kaos dan jaket,” katanya.(*)

Read Previous

BI Standarisasi QR Code untuk Pembayaran Digital

Read Next

Siap Rebut Kursi Ketum Bhakti Suci

Tinggalkan Balasan

Most Popular