Usaha Mikro Kecil Antusias Ikut PKBL

SOSIALISASI : PT Sarana Kalbar Ventura menggelar Sosialisasi Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) belum lama ini

PONTIANAK – Akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil semakin terbuka seiring banyaknya jenis pembiayaan yang ditawarkan dengan skema yang beragam. Salah satunya, adalah pembiayaan melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). Di Kalimantan Barat, para pelaku usaha mikro kecil semakin antusias dengan jenis pembiayaan ini.

“Antusias pelaku usaha terhadap program PKBL ini cukup besar karena menawarkan pinjaman dengan bunga yang sangat ringan. Selain itu, dari sisi persyaratan untuk mendapatkan pinjaman ini dirasakan lebih mudah dan tidak begitu memberatkan,” ungkap Direktur Utama PT Sarana Kalbar Ventura, Wahyudin, kemarin.

Sebagai lembaga penyalur kredit, pihaknya merasakan antusiasme tersebut. Pembiayaan yang diberikan kepada pelaku usaha mikro dan kecil ini menawarkan tingkat bunga pinjaman yang sangat rendah yaitu sebesar tiga persen per tahun. Jumlah pinjaman sebesar Rp50 juta hingga Rp200 juta dengan jangka waktu 1-3 tahun. Untuk tahun ini, kata dia, PT Sarana Kalbar Ventura menargetkan penyaluran dana sebesar Rp12,5 miliar.

“Penyaluran tersebut yang terbagi dalam dua tahap, yaitu tahap 1 dari bulan Oktober sampai Desember, sedangkan tahap 2 dari bulan Januari sampai Maret 2021,” jelas dia.

Menurutnya, pelaku usaha mikro dan kecil yang membutuhkan dukungan dana pinjaman untuk mengembangkan usahanya berhak untuk mendapatkan peluang ini sepanjang didukung oleh kemampuan dan memenuhi persyaratan administrasi dan legalitas usaha. Kedepan, pihaknya berharap agar dana program kemitraan ini bisa terus ada secara berkesinambungan sehingga bisa menjadi jalan bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengembangkan usahanya.

Untuk diketahui, PKBL merupakan program pembinaan Usaha Kecil dan Pemberdayaan Lingkungan oleh BUMN. Kegiatan PKBL sendiri terbagi dalam dua Program utama yang pertama yaitu Program Kemitraan (PK) yang bertujuan untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi UMKM dengan skema dana bergulir sekaligus melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan usaha masing-masing mitra binaan

Ketua Asosiasi Business Development Service Indonesia (ABDSI) Korda Kubu Raya, Sarfandi  menyambut baik program ini, mengingat saat ini usaha mikro kecil juga butuh tambahan modal di tengah persoalan pandemi covid-19. Beberapa kemudahan yang ditawarkan melalui program PKBL ini, mulai dari bunga yang sangat rendah, dan syaratnya juga tidak rumit, serta bantuan layanan pendampingan usaha, dinilainya akan sangat membantu pelaku usaha yang mengambil program ini.

“Ada beberapa skema pembiayaan, namun saat ini yang dilirik oleh pelaku usaha mikro kecil dari anggota ABDSI Kubu Raya adalah dana PKBL,” ungkap dia.

Sebagai mitra UMKM, ABDSI Korda Kubu Raya, menurutnya juga akan selalu ikut mendampingi pelaku usaha dalam peningkatan kapasitas, kualitas dan pemasaran. Sehingga, kata dia, UMKM yang mengambil program PKBL melalui PT Sarana Kalbar Ventura akan selalu dipantau oleh konsultan ABDSI bekerjasama dengan perusahaan yang dilakukan secara bertahap.

“Sehingga UMKM juga akan merasa dibina dan diarahkan, dan pemanfaatan anggaran dalam menuju UMKM Naik Kelas betul-betul tepat sasaran,” tutur dia. (sti)

error: Content is protected !!