Utamakan Empat Wilayah Prioritas, Distribusi Logistik ke Tingkat Kecamatan Dimulai 

DISTRIBUSI: Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman melepas keberangkatan mobil pengangkut logistik Pilkada 2020, yang dilaksanakan di Halaman Kantor KPU Bengkayang, Jumat (4/12) pagi. Sigit Adriyanto/Pontianak Post

BENGKAYANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkayang mulai melakukan pendistribusian keperluan logistik Pilkada Serentak di Kabupaten Bengkayang, Jumat (4/12) pagi. Pelepasan distribusi logistik tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman dan disaksikan Kapolres Bengkayang, Dandim 1202/Singkawang, Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang, dan Ketua KPU Kabupaten Bengkayang.

Ketua KPU Bengkayang, Musa Jairani mengatakan untuk tahap pertama ini, pihaknya menargetkan untuk menyelesaikan distribusi logistik di daerah-daerah prioritas terlebih dahulu. Setidaknya ada empat daerah yang diprioritaskan, yakni Kecamatan Suti Semarang, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kecamatan Siding, dan Kecamatan Jagoi Babang.

“Hari ini kita lakukan distribusi perdana untuk keperluan logistik kita. Kita targetkan untuk tujuan pertama, kita selesaikan empat kecamatan yang masuk skala prioritas. Untuk keberangkatan pertama kita lakukan ke Kecamatan Suti Semarang, kemudian disusul dengan tiga kecamatan prioritas lainnya dan kecamatan lainnya menyusul,” terangnya.

Ia juga menjelaskan adanya perbedaan tata cara pengiriman logistik di Pilkada tahun ini dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya. Kali ini distribusi hanya dilakukan melalui jalur darat. Sementara pada ajang Pilpres lalu, distribusi juga dilakukan menggunakan jalur air.

Pihaknya menargetkan semua distribusi logistik bisa rampung dan sampai ke tingkat kecamatan pada 6 Desember. Kemudian distribusi dilanjutkan ke masing-masing TPS yang ada di desa di tiap Kecamatan, paling lama 7 Desember.

“Jadi harapannya tanggal 8 Desember atau sehari sebelum pelaksanaan Pilkada semua keperluan logistik tersebut sudah berada di TPS dan siap digunakan saat pemungutan suara digelar,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman berharap pendistribusian di daerah-daerah yang termasuk kategori prioritas ini bisa dilaksanakan dengan baik dan sesuai jadwal. Menurutnya, distribusi logistik merupakan salah satu tahapan yang paling krusial dalam proses menjelang pelaksanaan Pilkada. Apabila distribusi gagal maka akan menimbulkan efek domino yang besar.

“Maka dari itu saya harap ini bisa berhasil dan semua petugas yang mengantar distribusi logistik ini bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik,” ujarnya. Untuk itu, ia berharap seluruh elemen yang terkait dapat melakukan pengawasan.  Para camat yang ada di Kabupaten Bengkayang juga dimintanya terus melakukan kolaborasi dan koordinasi dengan stakeholder di wilayah masing-masing.

“Dalam hal ini, tentu peran camat juga sangat penting sebagai perwakilan kita dari jajaran pemda di tingkat kecamatan. Maka dari itu, di sini saya minta mereka (semua camat) untuk bisa terus bersinergi dengan pihak terkait, seperti Bhabinsa, Bhabinkum, Bhabinkamtibmas, dan stakeholder lainnya untuk bersama mengawal, menjaga, dan hal-hal lainnya sampai dengan pelaksanaan pada hari H,” terangnya. Lebih jauh, ia juga berharap agar semua pihak termasuk elemen masyarakat bisa bersama bertanggung jawab sesuai peran masing-masing.

Kapolres Bengkayang, AKBP NB. Darma dalam hal ini memastikan bahwa dari sisi pengamanan, Polri-TNI bersama KPU telah merancang upaya pengamanan pendistribusian logistik pilkada.

“Sebagaimana kita ketahui, pengamanan pendistribusian merupakan bentuk antisipasi supaya tidak menjadi persoalan pada saat pencoblosan dan kebutuhan-kebutuhan di TPS terpenuhi,”  tuturnya. Untuk pengamanan, polisi akan diturunkan di TPS-TPS dan dibantu dengan TNI.

“Keamanan semata-mata bukan tugas kami, tapi saya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat yang ikut kegiatan Pilkada untuk ikut menjaga prosesnya agar aman dan tertib,” imbaunya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang, Yosef Harry Suyadi menyebutkan bahwa pihaknya juga mengawasi proses pendistribusian logistik. Bawaslu akan memastikan ketepatan dari jumlah logistik yang disalurkan ke tingkat kecamatan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan untuk kemudian dilanjutkan didistribusikan ke tingkat TPS.

“Jadi dalam hal ini, kami memobilisasi staff-staff di tingkat kabupaten hingga sampai dengan teman-teman di kecamatan untuk terus melakukan pengawasan, hingga kebutuhan logistik tersebut benar-benar disalurkan secara tepat,” tutupnya. (sig)

 

error: Content is protected !!