Vaksin Covid-19 Diharapkan Tidak Membahayakan

Anggota DPR RI Komisi IX Dapil Kalimantan Barat Alifudin saat diwawancarai. foto Danang Prasetyo

SUKADANA- Anggota DPR RI Komisi IX Dapil Kalimantan Barat Alifudin mengungkapkan, untuk Vaksin-Covid-19 memerlukan proses panjang, dan diperkirakan akan selesai uji klinis Januari 2021. Ia pun berharap, adanya vaksin nanti tidak membahayakan sehingga masyarakat tidak takut.

“Vaksin melalui proses panjang dan diperkirakan selesai Januari 2021, jadi sampai sekarang Balai Pom belum bisa memberikan rekomendasi ke dalam proses uji klinis. Kami sebagai anggota komisi IX terus berkerja. Kami harapkan sesuai dengan sekejulnya mudah-mudahan vaksin itu benar-benar tidak membahayakan, sehingga masyarakat tidak takut,” terangnya di Sukadana, Kayong Utara pada acara komunikasi informasi dan edukasi, pemeberdayaan masyarakat bersama Balai Besar Pom Pontianak, Rabu (18/11).

Alifudin berpesan, dalam hal ini Balai Pom harus berhati-hati. Sebab menurut dia, Balai Pom sebagai pengawasan untuk vaksin tersebut agar benar-benar dapat untuk manusia.

“Dalam hal ini, Balai Pom benar-benar berhati-hati karena sebagai pengawas yang menilai apakah layak untuk manusia. Makanya kami akan acc bilaman Balai Pom acc,”kata dia.

Namun demikian, dirinya berpesan kepada masyarakat agar benar-benar dapat mematuhi protokol kesehatan, diantaranya selalu menerapkan langkah 3 M setiap harinya.

“Bagi kita semua untuk melawan virus korona melakukan 3 M, Mamakai masker yang benar, Mencuci tangan dengan sabun, atau hand sanitizer kalau ada, dan Menjaga jarak hingga menghindari kerumunan,”pesan
Alifudin.

Sebab, lanjut dia menurut ahli virus ini diperkirakan belum bisa selesai dalam waktu dekat, untuk itu kekuatan tubuh harus benar-benar dijaga, jangan sampai lemah dan jaga imunitas.

“Jadi kekuatan tubuh kita ini sangat diperlukan, jangan terlalu malam tidur. Karena kalau kurang tidur imunitas lemah, untuk itu diharapkan dapat meningkatkan imunitas tentunya dengan cara berjemur, tidur tidak kurang, menghindari kerumunan, itukan salah satu bentuk ikhtiar,”tambah dia. (dan)

error: Content is protected !!