Vaksin Pekerja atau Buruh Disambut Antusias

Pekerja atau buruh menyambut antusias program vaksin Covid-19 dari pemerintah. (Istimewa)

PONTIANAK – Berbagai upaya perlindungan kepada kelompok pekerja atau buruh sudah dilakukan pemerintah melalui berbagai program. Bidang perekonomian, bantuan keuangan lewat berbagai program sudah dikucurkan, meski masih ada belum menerima. Dalam bidang kesehatan, vaksin Covid-19 harusnya digenjot demi pemulihan ekonomi.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, M.Kebing L berharap vaksin Covid-19 kepada para pekerja atau buruh dapat dilakukan secara menyeluruh. Dengan demikian para buruh atau pekerja dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Kalimantan Barat secara menyeluruh.

“Vaksinasi kepada para pekejar atau buruh bertujuan menggerakan roda perekonomian serentak di Kalbar, sehingga dengan divaksin ada rasa aman dan percaya diri untuk bekerja melayani dan beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Vaksin kepada para pekerja sendiri bertujuan melindungi pekerja, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi keparahan penyakit atau risiko kematian, menjaga produktivitas, efisiensi perusahaan. Vaksinasi ini juga sekaligus membantu kepastian status kesehatan para pekerja yang beraktivitas harian.

“Teman-teman pekerja memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19, maka harus salah satu prioritas dalam vaksinasi,” ucapnya.

Dia berpesan supaya setelah divaksin, para pekerja dan buruh tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan benar dan tepat. Dia menegaskan bahwa setelah divaksin tidak ada jaminan aman dari virus Covid-19 sepenuhnya.

“Saya mohon setelah divaksin tetap pakai masker, jaga jarak, tetap mutlak harus dilakukan sampai nanti Covid-19 sudah tidak ada. Jadi selama Covid-19 ada peluang mendapat serangan covid masih ada, karena tidak jaminan mereka yang sudah divaksin itu 100 persen aman,” ungkapnya.

Ardian(39), pekerja buruh pelabuhan mengaku bahagia dan merasa aman dengan program vaksina COVID-19 yang diselenggarakan pemerintah.

“Saya bahkan sudah 2 kali vaksin. Sekarang merasa aman keluar tetapi tetap memakai masker dan memakai hand sanytizer,” ucapnya.

Ardian sendiri sudah 3 bulan lalu melakukan vaksin tahap pertama kemudian disusul tahap kedua. Dia melakukan vaksin yang digelar pemerintah pada tingkatan puskesmas.

“Alhamdulillah sudah selesai. Andai ada vaksin tahap 3 atau booster, saya masih bersedia ikut kok,” kata dia. (den)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!