Vaksinasi, Seberapa Penting, sih?

ILUSTRASI

VAKSINASI Covid-19 sedang berlangsung di Indonesia, Pontianak salah satunya. Pemerintah sedang mnggalakkan program vaksinasi agar semua Warga Negara Indonesia mendapatkannya. Vaksinasi akan sangat bermanfaat untuk menekan angka penyebaran virus corona. Sebelumnya mendapatkan vaksin,Sobat Z mesti tahu dulu nih apa sih vaksinasi itu?

Berasal dari kata Vaksin, memiliki arti zat yang sengaja dibuat untuk merangsang pembentukan kekebalan tubuh dari penyakit tertentu, sehingga bisa mencegah terjangkit dari penyakit tertentu . Vaksinasi adalah kegiatan pemberian vaksin kepada seseorang dimana vaksin tersebut berisi satu atau lebih antigen.

Guys, tahu nggak sih saat vaksin dimasukkan ke dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh kita  akan melihatnya sebagai antigen atau musuh. Dengan begitu, sebagai respon adanya ancaman dari musuh maka tubuh kita  akan membuat  antibodi untuk melawan antigen tersebut. Namun, kekebalan yang didapat melalui vaksinasi, tidaklah bertahan seumur hidup terhadap infeksi penyakit berbahaya.

Yang udah divaksin belum tentu bisa terhindar dari corona. Jadi, kapan dilaksanakannya proses vaksinasi ini, guys? “Pemerintah menargetkan program vaksinasi Covid-19 dimulai pada Januari 2021. Selanjutnya proses vaksinasi Covid-19 nantinya akan dilakukan secara bertahap hingga hampir semua masyarakat mendapatkan vaksin virus corona,” ujar Presiden Jokowi.

Cara kerja vaksin adalah saat vaksin masuk ke tubuh kamu sederhana kok, mula-mula tubuhmu akan mendeteksinya sebagai ancaman infeksi. Tubuhmu  akan membentuk sistem untuk membuat kekebalan tubuh atau antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit tersebut. Nah, nanti tubuh mu akan mengingat apa yang harus diwaspadai. Jika kemudian hari ada virus, bakteri, atau kuman penyebab penyakit yang masuk, tubuh kamu dapat melawannya.

“Tak satu pun dari uji coba yang saat ini sedang berlangsung dirancang untuk mendeteksi penurunan hasil serius, seperti rawat inap, perawatan intensif, atau kematian, juga tidak ada vaksin yang dipelajari untuk menentukan apakah dapat menghentikan penularan virus,” ujar Peter Doshi dari Associate editor British Medical Journal (BMJ)

Kementerian Kesehatan juga mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 tidak menimbulkan efek samping serius, dijelaskan bahwa secara umum, vaksin Covid-19 tidak menimbulkan reaksi pada tubuh, atau apabila terjadi, hanya menimbulkan reaksi ringan.

Di samping adanya vaksinasi atau proses pemberian vaksin kepada masyarakat, perlu kita tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir, dan sebisa mungkin untuk tidak berpergian keluar rumah atau berkumpul dengan banyak orang serta menjaga jarak. Mari kita putuskan mata rantai Covid-19 di Indonesia, dengan mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi. (nia)

Are You Ready?

 Vaksinasi Covid-19 sedang digalakkan pemerintah saat ini. Berbagai kalangan telah divaksin sesuai dengan prosedur yang berlaku mulai dari tenaga kesehatan, pejabat pemerintah, selebriti, ASN, awak media dan lain sebagainya. Gimana nih dengan Sobat Z, apa kamu sudah siap divaksin jika sampai giliranmu? (bandri)

Zetty Zafira (@zettyzafira) SMAN 1 Sejangkung

 Wajib dan Gratis

“Tentu siap dong untuk divaksin Covid-19. Saya dengar vaksin kan sudah digratiskan. Siapa yang nggak mau gratisan? Apalagi vaksin tersebut sudah terdaftar di BPOM jadi nggak takut lagi dong untuk vaksin, apalagi diwajibkan oleh pemerintah untuk vaksin. Lebih baik mencegah daripada mengobati ya kan? Saya aman, orang lain pun aman juga dong dari virus corona.”

 

 

Jamal (@yanhidayah7)
SMKN 1 Sambas

Takut Efek Samping

“Saya nggak siap untuk divaksin Covid-19 karena ada beberapa kasus yang menimpa orang yang sudah divaksin. Ada yang sudah dilarikan ke rumah sakit, justru itu membuat saya merasa takut dan ngeri. Ada satu hal lagi, waktu lalu vaksin itu nggak gratis, bagi yang nggak mau akan didenda, itu sih yang nggak efisien dan tiba-tiba vaksin udah gratis, aneh aja rasanya.”

 

 

Daryulina (@drylina4) Politeknik Negeri Sambas

Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati

“Saya siap dong untuk divaksin Covid-19. kalau vaksin tersebut benar-benar aman, sudah teruji dan terjamin kenapa nggak? Karena sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk menerima vaksin. lebih baik mencegah daripada mengobati, nanti kalau kena Covid-19 salah siapa ayo? Makanya kalau ada vaksin harus mau, jangan ditolak apalagi gratis, loh. Jangan takut untuk vaksin karena untuk kebaikan dan kesehatan diri kita sendiri.”

 

Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia

  1. Vaksin Merah Putih

Vaksin Merah Putih ini adalah  hasil kerja sama antara BUMN PT Bio Farma (Persero) dan Lembaga Eijkman Institute. Pemerintah berharap vaksin Merah Putih dapat selesai pada akhir 2021. Bio Farma juga menjalin kerja sama dengan perusahaan vaksin asal China, yaitu Sinovac Biotech.

  1. Astra Zeneca

Ada juga Uji coba yang dilakukan AstraZeneca dan Universitas Oxford menunjukkan vaksin virus corona produksinya memiliki keefektifan rata-rata 70 persen sih. Dan saat ini uji coba pada 20 ribu sukarelawan masih berlanjut  guys.Vaksin AstraZeneca dianggap mudah didistribusikanniguys karena tidak perlu disimpan pada suhu yang sangat dingin.

  1. Moderna

Moderna mengklaim vaksin produksinya ini memiliki efektifitas sebesar 94,5 persen. Pada akhir November lalu, Moderna mengaku telah mengajukan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 kepada regulator Amerika Serikat dan Eropa. Moderna meyakini vaksin buatannya telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan BPOM AS (FDA) untuk penggunaan darurat.

  1. Pfizer Inc and BioNTech

Vaksin yang diproduksi Pfizer dan BioNTech ini telah mengajukan penggunaan darurat vaksin virus corona yang diproduksinya ke BPOM AS dan Eropa. Pada uji coba terakhir, tepatnya pada tanggal 18 November 2020, mereka mengklaim 95 persen vaksinnya efektif menangkal virus corona dan tidak menimbulkan risiko masalah keamanan.

  1. Sinovac Biotech Ltd

Sinovac melakukan uji coba terhadap vaksin buatannya di Brasil, Indonesia, hingga Bangladesh. Hasil awal, sebagaimana yang terbit di Science, pada monyet menunjukkan vaksin menghasilkan antibodi yang menetralkan 10 galur SARS-CoV-2. Sinovac ini juga satu dari enam vaksin yang telah dipesan pemerintah Indonesia dan telah tiba pada Desember dan sekarang sedang dalam tahap vaksinasi. (nia)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!