Visibke Learning John Hattie

OLEH Leo Sutrisno

Istilah ‘visible learning’ (VL) merupakan konsep Profesor pendidikan John Hattie yang dimunculkan pada tahun 2007. Guru besar Pendidikan di universitas Auckland ini kelahiran Selandia Baru tahun 1950. Tahun 2011 (Maret), ia pindah ke Universitas Melbourne, Australia sebagai Direktur Lembaga Penelitian pendidikan Universitas Melbourne.

VL merupakan inti sari dari penelitian yang dilakukannya selama 15 tahun, yaitu merangkum secara kuantitatif dari 800 hasil meta-analysis yang mencakup lebih dari 50.000 penelitian tentang faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Inti rangkuman tersebut adalah ‘tahu dampaknya/know the effects’ (John Hattie, 2007, Developing Potentials for Learning: Evidence, assessment, and progress. Visible Leraning Lab, Auckland University)

VL mencakup sikap guru yang melihat pembelajaran menggunakan cara pandang siswa, dan sikap siswa yang menganggap pengajaran sebagai kunci untuk berlajar berkelanjutan. Apabila pembelajaran menjadi ‘visible’, maka siswa mengetahui apa yang harus dilakukan (know what to do) dan bagaimana melakukannya (how to do it) serta guru mengetahui apakah pembelajaran berlangsung atau tidak.
Pembelajaran menjadi ‘visible’ jika tujuan pembelajaran tidak hanya menantang tetapi juga eksplisit dan nyata (John Hattie, 2011, Visible Learning).

Paling tidak ada sembilan kerangka berpikir yang membuat para guru menjadi efektif.

1. Menyadi evaluator tentang pengaruh pengajaran pada proses belajar siswa
2. Menjadi agen perubahan yang bertanggungjawab untuk memperkaya belajar semua siswa
3. Berbicara bagaimana sisa belajar bukah bagaimana guru mengajar
4. Memandang asesmen sebagai umpan balik dari dampak mereka.
5. Melakukan dialog bukan monolog dengan para siswa
6. Bergairah dalam memberi siswa tantangan dan mengajak siswa menjawab tantangan itu
7. Mengembangkan relasi yang posistif dengan siswa untuk mendorong pembelajaran yang efektif
8. Memiliki kasa kata yang sama dan dimengerti semua siswanya tentang pembelajaran
9. Mengajak siswa untuk menghargai: konsentrasi, ketekunan serta latihan.

Selain mempunyai kerangka pikir yang jelas tentang ke-9 hal tersebut guru yang mumpuni mesti: mempunyai perhatian yang jernih tentang belajar, mempunyai kriteria sukses yang menantang, mempunyai beragam strategi pembelajaran, mengetahui bilamana siswa tidak mengalami kemajuan, serta memberi umpan balik yang visibel.

Umpan balik yang visibel jika: jelas, terarah, bermakna, sesuai dengan pengetahuan awal siswa, serta argumennya logis. Umpan balik yang visibel juga terarah pada level tertentu, dikombinasikan dengan pengajaran yang efektif, berlangsung seiring dengan proses belajar siswa, serta berisi informasi tentang bagaimana dan mengapa harus memenuhi suatu kriteria tertentu (John Hattie, Shirley Clarke, 2012, Visible Learning: Feedback)

Bersama Profesor Douglas Fisher dan Profesor Nancy Frey, (San Diego State University), John Hattie , 2016, mengembangkan berbagai model pembelajaran literasi siswa Kelas 12. Literasi menjadi visibel karena (dalam desain itu): tujuan jelas, diimplentasikan pada momen yang tepat, serta efeknya nyata. Dengan berpuluh skenario pembelajaran para guru belajar begaimana menggunakan pendekatan yang tepat (dalam waktu yang tepat) baik yang di permukaan maupun yang mendalam. Pendekatan itu dilatihkan kepada para murid K-12. (Douglas Fisher, Nancy Frey, John Hattie, 2016, Visible Learning for Literacy, Grades K-12: Implementing the Practices That Work Best to Accelerate Student Learning)

Walau mendapat berbagai penghargaan internasional serta mengilhami banyak kegiatan internasional VL ini juga tidak luput dari sejumlah pertanyaan. Salah satunya berasal dari Dan Kumprey seorang guru matematika di Lake Oswego High School, Oregon (2018, John Hattie’s “Visible Learning”: How much should we trust this influential review of education research?). Ia mengajukan beberapa pertanyaan yang cukup menggelitik. Mungkin, kita pun juga perlu mengembangkan pertanyaan kritis yang mirip.

Walau demikian, kiranya membuat kegiatan pembelajaran menjadi visibel merupakan suatu hal yang sangat penting bagi para guru. Semoga!**

loading...