Wabup Sampaikan Capaian APBD 2020

PENYERAHAN LKPJ: Wabup Sintang, Sudiyanto (kiri) saat menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Sintang tahun 2020 kepada Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Sintang, Selasa (6/4).HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

SINTANG-Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sintang tahun 2020. LKPJ itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-5 masa persidangan I tahun 2021 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Selasa (6/4). Sudiyanto pun menjabarkan capaian dalam pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Sintang.

Sudiyanto mengatakan, penyampaian pertanggungjawaban penyelenggaraan urusan pemerintah daerah kepada DPRD merupakan upaya pembentukan keseimbangan antara dua fungsi penyelenggara pemerintah daerah. Yaitu fungsi eksekutif, yaitu kepala daerah. Serta fungsi legislatif yaitu DPRD.

“Laporan keterangan pertanggungjawaban pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujarnya.

Ia menilai, tahun 2020 merupakan masa yang cukup sulit bagi Kabupaten Sintang lantaran pandemi Covid-19. Sehingga menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar organisasi, antar unit organisasi, antar program, antar kegiatan, dan antar jenis belanja di Kabupaten Sintang. Bahkan sampai dilakukan  7 kali perubahan penjabaran APBD Kabupaten Sintang.

Sudiyanto pun menyampaikan, target pendapatan Kabupaten Sintang tahun 2020 setelah perubahan adalah sebesar Rp1,928 triliun. Dari target itu, tercapai 77,7 persen atau Rp1,498 triliun. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp134,5 miliar, dana perimbangan sebesar Rp1,194 triliun, serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp169,4 miliar.

Sementara itu, belanja daerah Kabupaten Sintang setelah perubahan adalah sebesar Rp2,069 triliun. Namun yang dapat direalisasikan sebesar Rp1,534 triliun atau 74,15 persen.

Kata Sudiyanto, kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam penyelenggaraan pelaksanaan pembangunan kabupaten sintang di masa mendatang. “Apa yang saya sampaikan ini, merupakan bagian yang tidak terpisah dari dokumen lengkap laporan keterangan pertanggungjawaban tahun 2020. LKPJ Bupati Sintang tahun 2020 diharapkan menjadi bahan masukan untuk mengarahkan perbaikan-perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ucap Sudiyanto.

Mewakili Bupati Sintang periode 2016-2021, ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sintang atas segala kekurangan, kelemahan dan keterbatasan selama masa kepemimpinan maupun pengelolaan APBD. Terlepas dari itu, Sudiyanto pun mengucap syukur atas terciptanya suasana damai dan kondusif pada tahun 2020 dengan berbagai agenda penting, terutama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak. “Kondisi ini merupakan dampak daripada koordinasi dan kerjasama yang baik dari seluruh  seluruh jajaran aparatur pemerintah, baik sipil, TNI-Polri, serta masyarakat,” ucapnya.

“Semoga keadaan yang baik ini dapat terjaga dan ditingkatkan agar proses pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Sintang dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (ris)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!