Wabup Letak Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitul Maqdis
Wabup: Semoga Menjadi Amal Jariah buat Semuanya

PELETAKAN BATU: Wakil Bupati Wahyudi Hidayat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Maqdis, Rabu (13/10). ANDREAS/PONTIANAK POST

PUTUSSIBAU – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat secara simbolis melakukan peletakan batu pertama, pembangunan Masjid Baitul Maqdis Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (13/10). Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan bahwa masjid merupakan tempat sebaiknya di muka bumi untuk melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

“Membangun masjid merupakan perintah Rasulullah. Bukan hanya melestarikan warisan, tapi juga untuk berlomba dalam tobat kebaikan. Mari wujudkan umat Islam dalam memupuk rasa cinta kepada sesama, tanah air, cinta pada pengetahuan, kedamaian dan lain lain,” ungkap Wabup.

Atas nama Pemkab Kapuas Hulu, Wabup menyampaikan apresiasi atas sumbangsih untuk pembangunan Masjid Baitul Maqdis ini. “Semoga ini menjadi amal jariah bagi Bapak-Ibu,” doanya.

Sebagai umat Islam, menurut dia, perlu memaknai keberadaan masjid sebagai benteng untuk memulihkan citra diri sebagai insan muslim. “Untuk membina keluarga, mari kita memancar cahaya Islam menyebarkan nilai persatuan dan kesatuan di Kapuas Hulu,” tutur Wabup.

Oleh karenanya, Wabup mengajak kepada masyarakat, agar lebih memberikan perhatian kepada pembangunan masjid, membina, dan memelihara masjid sesuai tuntunan ajaran Islam. “Mengoptimalkan fungsi masjid sebagai dakwah dan siar Islam, untuk mendorong masyarakat, berikan pemahaman dan pencerahan melalui masjid. Kita harus banyak kembali ke masjid,” ajak Wabup.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid Baitul Maqdis Paingwandi menjelaskan, pembangunan masjid Baitul Maqdis awalnya dilakukan sejak 2003, didirikan secara gotong royong oleh masyarakat.

“Namun seiring perkembangan penduduk sekitar yang semakin bertambah, sehingga kondisi masjid sudah tidak bisa untuk menampung jemaah, terutama saat hari raya,” ungkap Paingwandi.

Maka pada 2021, tepatnya 17 Agustus lalu, pengurus bersama jemaah Masjid Baitul Maqdis melaksanakan musyawarah. Hasil kesepakatan, menurut dia, jika pembangunan masjid harus dilaksanakan tahun ini yang disertai dengan diterbitkannya SK panitia pembangunan masjid.

Ditambahkan Paingwandi, total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Masjid Baitul Maqdis sebesar Rp4,7 miliar. Untuk saat ini, kata dia, sudah terkumpul sejumlah bantuan dana, baik dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Pemprov Kalbar, kemudian saldo dana Masjid Baitul Maqdis, sumbangan masyarakat berupa uang dan barang.

“Untuk sekarang kita masih perlu dana pembangunan sekitar Rp3,1 miliar. Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Kapuas Hulu, dan seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi membantu pendanaan. Semoga dana tersebut dapat bermanfaat untuk pembangunan masjid Baitul Maqdis,” pungkas Paingwandi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I DPRD Kapuas Hulu Rajali, Wakil Ketua II DPRD Kapuas Hulu Hairudin, Kementerian Agama, para Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu, Camat Putussibau Selatan, tokoh agama, masyarakat dan undangan lainnya. (dRe)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!