Wakapolda Kalbar Minta Satgas Covid-19 Lebih Proaktif

PONTIANAK– Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor). Rakor yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji, dihadiri oleh Wakapolda, Brigjen Pol Asep Safrudin, Selasa (24/11).

Asep dalam sambutannya mengatakan, Kalbar termasuk daerah yang cukup responsif dalam upaya penanganan Covid-19. Namun ia juga mengingatkan agar lebih proaktif, khususnya yang terlibat dalam Satgas Covid-19. “Berkat integrasi seluruh steakholder, para pemangku kebijakan. Kalimantan Barat termasuk daerah yang cukup responsive dalam upaya penanganan Covid-19” ucapnya

Walau demikian, menurut dia, sosialisasi dan pengawalan terhadap pendisiplinan protokol kesehatan harus semakin giat dilakukan. Jenderal bintang satu ini juga mengapresasi kepala daerah yang berani tegas dalam penanganan Covid-19.

“Kita sadari dan ketahui bersama, bahwa tempat usaha tidak sedikit yang mengabaikan protokol kesehatan. Prilaku yang seperti ini agar jangan bosan-bosannya kita imbau dan ingatkan. Saya apresiasi kepada kepala daerah yang sudah tegas dalam memberikan teguran kepada pelaku usaha. Bahkan ada yang sampai ditutup sementara” ungkap Brigjen Pol Asep Safrudin

Lebih jauh dia mengatakan, Polda Kalbar sampai saat ini masih menggelar operasi dengan sandi Aman Nusa II yang memiliki tugas turun langsung bertemu masyarakat untuk mensosialisasikan dan mendisiplinkan protokol kesehatan. Pihaknya terus menekankan bahwa penanganan pencegahan Covid-19 merupkan tanggung jawab bersama. Ia menyebutkan bahwa peran tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat.

“Dalam satgas Covid-19 ini juga ada keterlibatan para tokoh, ini harus kita maksimalkan. Agar dapat menyentuh langsung masyarakat dan masyarakat pun semakin peduli terhadap kesehatan” ujar dia.

Pihaknya menegaskan protokol kesehatan harus terus menjadi perhatian bersama, salah satunya pada terkait penyelenggaraan Pilkada. Dalam hal ini, pihaknya berupaya untuk mengedukasi kepada masyarakat untuk tidak takut datang ke TPS, karena Seluruh rangkaian Pilkada menerapkan protokol kesehatan. (sti/r)

 

error: Content is protected !!