Wali Kota Ajak Pemuda Kembangkan Kreativitas Berbasis Digital

FOTO BERSAMA : Walikota Pontianak Edi Kamtono berfoto bersama undangan usai pembukaan Pekan Kreasi Pemuda di Rumah Radakng, Jumat (13/9).MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak generasi muda untuk lebih kreatif, inovatif dan berdaya saing dalam menyongsong revolusi industri 4.0. Pemerintah kota, lanjut Edi, terus mendorong dan memfasilitasi pemuda untuk mengembangkan minat dan bakatnya, terutama di era bebasis digitalisasi saat ini.

Salah satu bentuknya melalui Pekan Kreasi Pemuda Kota Pontianak yang digelar selama tiga hari ini. “Kegiatan ini salah satu bentuk dukungan kami,” katanya usai pembukaan Pekan Kreasi Pemuda (PKP) 2019, Jumat (13/9) di Rumah Radakng.

Edi juga meninjau 25 stand yang ikut dalam kegiatan selama tiga hari ini. Menurutnya kreativitas sudah ditunjukkan dengan beragam produk yang dihasilkan. Bahkan Edi mengapresiasi daya saing mereka, dan kagum karena beberapa diantaranya sudah berkelas nasional bahkan internasional.

Dia berharap, ini menjadi contoh bagi generasi muda lainnya untuk lebih berkembang, menciptakan peluang berbasis digital. Menghadirkan pelaku industri yang sudah sukses untuk menjadi contoh bagi yang lainnya. “Partisipasi pemudanya masih perlu ditingkatkan lagi agar lebih meriah,” katanya.

Menurut Edi, ada banyak peluang untuk menciptakan produk-produk kreativitas. Pemuda harus jeli dalam melihat potensi apa saja yang bisa dikembangkan, dan melibatkan banyak pihak. “Misalnya kabut asap ini. Anak-anak teknik misalnya bisa menciptakan alat atau cairan atau zat yang dapat memadamkan lahan gambut secara efektif, tidak hanya robot. Biasanya kreativitas muncul karena ada masalah,” ungkapnya.

Dia pun berharap melalui Pekan Kreasi Pemuda ini, terciptanya pemuda yang kreatif, tangguh dan sukses dengan segala macam bentuk keahlian, baik secara ekonomi kreatif, olahraga, seni maupun bidang lain.

Edi juga melihat kompetisi tunamen PUBG yang menjadi bagian dari acara ini. Ia mengapresiasi semangat 126 tim yg bertanding pada olahraga digital ini. Sebelumnya, dalam mendorong peningkatan generasi muda dalam teknologi, pemerintah kota juga pernah menggelar kompetisi aplikasi melibatkan pemuda.

Papon Indonesia salah satu produk kreatif anak muda yang terlibat dalam kegiatan ini. Zahwa Tri Riyanto, anggota Papon Indonesia mengatakan, Papon Indonesia adalah aplikasi media konten interaktif untuk mempromosikan pariwisata dan bisnis lokal yang ada di Pontianak. Aplikasi Papon dapat dinikmati dan dimainkan oleh semua kalangan umur. Semua berita terbaru dan acara terbaru yang ada di Pontianak, akan mudah diakses melalui aplikasi Papon. Aplikasi Papon akan segera bisa didownload di Play Store. (mrd)

Read Previous

Konten Menarik Tergantung Kemampuan Bercerita

Read Next

Stand RSUD Soedarso Diserbu Pengunjung

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *