Wali Kota Resmikan Masjid Al-Jama’ah Jalan Surya Pontianak

POTONG PITA: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menggunting pita ketika hendak memasuki Masjid Al-Jama’ah sebagai tanda diresmikannya masjid tersebut, Sabtu (9/11). RIESALA ANVAR/PONTIANAK POST

Dikerjakan Hanya 2 Tahun, Diresmikan Bertepatan Maulid Nabi

Mulai dikerjakan saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah dengan pemancangan tiang pertama oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji. Kini pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1441 Hijriah, Masjid Al-Jama’ah diresmikan penggunaannya oleh Wali Kota Edi Rusdi Kamtono.

RIESALA ANVAR, Pontianak

BERTEPATAN dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah, Wali Kota (Wako) Edi Rusdi Kamtono meresmikan masjid yang terletak di Jalan Surya Pontianak tersebut, Sabtu (9/11). Itu berarti Masjid Al-Jama’ah ini dikerjakan hanya dengan memakan waktu 2 tahun.

Wako Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi pembangunan Masjid Al-Jama’ah inii, meskipun baru 95 persen pengerjaan. Dia yakin dengan tekad yang kuat dari para pengurus dan jemaah, rumah ibadah ini akan terselesaikan pada waktunya.

“Pembangunan masjid ini menjadi salah satu pembangun yang bisa memberikan kedamaian dan keberkahan. Ada 335 masjid yang terdaftar di Kota Pontianak, sebagian besar sudah bagus. Hal ini seiring bertambahnya penduduk, ada yang direhab dan ada yang dibangun ulang sesuai dengan luas tanah,” ucap Edi.

Bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Wako memandang hal ini menjadi momen silaturahmi antarjemaah, dengan diiringi ceramah serta puji-pujian kepada Nabi. “Dengan peringatan maulid Nabi dapat meningkatkan iman dan ketakwaan kita, bisa terus produktif, dalam memberi kontribusi ke depannya dalam pembangunan masjid,” tuturnya.

Edi juga berharap dengan satu tahun dilantiknya dia sebagai kepala daerah, akan terus meningkatkan kualitas. Untuk yang satu ini, menurut dia, tentu perlu dukungan dari masyarakat.

“Kolaborasi bersama masyarakat untuk menjaga ketertiban, dengan berbagai macam tingkat sosial ekonomi, menjaga kota ini bisa bersih. Dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka akan menambah masalah seperti sampah, drainase. Serta harapannya bisa mencapai target dan meningkatkan indeks penduduk dari 77,8 persen dan sekarang sudah 78,4 persen,” tandasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Pembangunan Masjid Al-Jama’ah Ahmad Dalih mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan masyarakat, yang sudah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini. “Sehingga sebagai pengurus masjid kita dalam merasakan kebersamaan, karena kita sedang membangun. Masjid ini juga yang tercepat membangun, karena hanya memakan waktu 2 tahun, yang sebelumnya dibongkar habis dan dibuat baru,” imbuhnya. “Bagaimana pun masjid ini kita gunakan untuk tempat kita sujud. Mudah-mudahan dengan bersujudnya, pahala akan mengalir terus bersama para donatur. Saat ini sudah bisa mencapai 500 jemaah. Sebelumnya hanya mampu menampung 300 jemaah,” ucapnya.

Untuk membangun masjid ini, Ahmad Dalih mengungkapkan adanya keiklasan dari pengurus serta panitia untuk membangun masjid. “Dengan sperti itu, Allah SWT memudahkan pembangunan,” kata dia. “Laporan yang berkesinambungan juga, secara transparan, agar masyarakat memiliki rasa kepercayaan dan melihat secara langsung pembangunan masjid ini,” pungkasnya. (*)

Read Previous

Korban KDRT, Bagaimana Fungsi Seksualnya?

Read Next

Roadshow Epson 19th Tinggalkan Kalbar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *