Warga Antre si Melon

LANGKA: Suasana Operasi pasar ini dilakukan dalam upaya mengatasi kelangkaan gas LPG 3 Kg di Kota Singkawang. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAKPOST

Operasi Pasar Atasi Kelangkaan

SINGKAWANG—Jelang Idul Adha ratusan warga mengantre di kantor pemerintahan untuk mendapatkan gas LPG 3 Kg dalam rangka operasi pasar Pertamina dan Pemkot Singkawang, Selasa (26/7). Operasi pasar ini dilakukan dalam upaya mengatasi kelangkaan gas LPG 3 Kg di Kota Singkawang.

“Kegiatan dilaksanakan di lima kecamatan mulai tanggal 28 Juli 2020 hari ini hingga 30 Juli 2020,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Singkawang, Muslimin, Selasa (28/7).

Muslimin mengatakan Adapun waktu dan lokasi pelaksanaan  yaitu, Selasa (28/7/2020) dimulai pada pukul 08.30 pagi, digelar di Kantor Camat Singkawang Tengah, di Kantor Lurah Roban, di Kantor Camat Singkawang Barat dan Depan Puskesmas Pasar Jl Salam Diman.Pada Rabu (29/7/2020), dimulai pada pukul 8.30 pagi, digelar di Kantor Camat Singkawang Selatan, Kantor Lurah Sejangkung dan Kantor Camat Singkawang Timur. Kemudian pada Hari Kamis (30/7/2020) dimulai pada pukul 8.30 pagi digelar di Kantor Camat Singkawang Utara dan Kantor Lurah Setapuk Besar.

Muslimin mengatakan di setiap lokasi operasi pasar, akan disediakan sebanyak 560 tabung yang dibawa dengan satu truk. “Sedangkan harga, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 16.500,” jelasnya. Syarat untuk mendapatkan LPG 3 Kg pada operasi pasar, kata Dia, masyarakat cukup membawa fotocopy kartu keluarga (KK), KTP serta membawa gas LPG 3 Kg yang kosong. “Syaratnya cukup membawa fotocopy KK, KTP dan gas LPG 3 Kg yang kosong,” ujarnya.

Salah satu warga Isma, yang ikut antrean gas LPG 3 Kg mengatakan sudah datang ke kantor camat Singkawang tengah sekitar pukul 07.00 wib. Setelah antre ia baru mendapat giliran mendapatkan sekitar pukul 10.00 wib. “Memang saat ini susah mendapatkan gas LPG 3 Kg. Apalagi jika harga Rp 16.500. Rata rata pembelian diatas harga yang ditetapkan pemerintah kalau beli di warung warung,” katanya. Ia menyambut baik operasi pasar yang dilakukan. Namun sarannya kegiatan seperti ini harus sering dilakukan.

Sebagai ibu rumah tangga, kata dia, kebutuhan menjelang Idul Adha ini banyak. Salah satunya keperluan akan gas LPG 3 Kg ini. Kedepan ia berharap tidak ada lagi kelangkaan gas subsidi ini. “Harapan saya begitu tidak ada kelangkaan. Apalagi musim Corona ini semuakan serba berhemat. Kalau gas saja mahal barang tentu banyak pengeluaran,” katanya. (har)

error: Content is protected !!