Antusias Ikut Vaksin, Warga Batu Layang Diminta Terapkan 5M

Kepala UPT Puskesmas Khatulistiwa Batu Layang, Hakimah

PONTIANAK – Kepala UPT Puskesmas Khatulistiwa Batu Layang, Hakimah menilai masyarakat di Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, cukup antusias mengikuti program vaksinasi yang digelar oleh berbagai pihak. Meski begitu, dia mengingatkan masyarakat tidak merasa bebas dari ancaman Covid-19. Upaya-upaya menghindari potensi tertular Virus Corona dengan menerapkan 5M harus tetap dijalankan.

“Kami targetkan minimal bisa 70-80 persen yang tervaksin sehingga terbentuk herd immunity,” ungkapnya, Sabtu (18/9).

Meski telah terbentuk kekebalan tubuh setelah disuntik vaksin, namun hal itu tidak menutup potensi tertular Covid-19. Vaksin Sinovac misalnya, efektivitas atau tingkat kemanjurannya terhadap virus corona sekitar 65 persen. Karena ltulah penerapan protokol kesehatan harus konsisten dilakukan meskipun sudah divaksin.

“Harus lakukan prokes 3M, menjaga jarak, memakai, masker cuci tangan. Bahkan sekarang jadi 5M. Ditambah menajauhi kerumunan dan membatasi mobilitas,” katanya. 

Di samping itu, ancaman varian corona lainnya juga semakin mengharuskan pengetatan protokol kesehatan. Salah satunya dengan penggunaan masker dua lapis.

“untuk varian delta misalnya, tanpa prokes varian ini bisa menular dengan cepat. Makanya penggunaan dobel masker itu sangat disarankan,” pungkasnya.

Salah satu kegiatan vaksinasi yang digelar adalah Vaksinasi Massal yang digelar di PT Wilmar Cahaya Indonesia, Tbk, di Jalan Khatulistiwa, Batu Layang, Pontianak Utara, Sabtu (18/9). Warga yang hadir cukup antusias. 

Meski begitu, di lokasi kegiatan mereka diupayakan menerapkan protokol kesehatan. Sejak masuk ke lokasi, mereka mencuci tangan terlebih dahulu, di mana ada seorang yang ditugaskan untuk memberikan semprotan kepada warga yang datang. Tak hanya itu, mereka juga diperiksa suhunya dengan termogan berdiri. Adapun ketika mengantri vaksin, kursi antar orang diberikan jarak.  Mereka juga diwajibkan menggunakan masker. (sti)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!