Warga Desa Mega Timur minta Fasilitasi Parlemen Selesaikan Masalah Pencemaran Limbah PT. BPK

Puluhan warga Desa Mega Timur mendatangi DPRD Kubu Raya. Mereka meminta fasilitasi DPRD Kubu Raya menyelesaikan masalah dugaan pencemaraan cairan limbah dan polusi asap PT. BPK.

SUNGAI RAYA — Puluhan warga Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang, Rabu (15/7) menyambangi Kantor DPRD Kubu Raya. Kedatangan mereka menginginkan fasilitasi pihak parlemen untuk mengatasi adanya dugaan pencemaran limbah cair dan polusi udara pabrik pengolahan kelapa sawit termasuk tranparasi penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) milik PT. Bumi Pratama Khatulistiwa (BPK).

“Kedatangan kami ini meminta pihak DPRD Kubu Raya membantu penyelesaian masalah yang kami hadapi di lapangan terkait adanya limbah cairan dan limbah asap perusahaan yang mencemari lingkungan ini memberikan dampak buruk bagi masyarakat,” kata Koordinator audiensi warga Desa Mega Timur, Jamiat Aki usai melakukan audiensi bersama Komisi III DPRD Kubu Raya, di Kantor DPRD Kubu Raya.

Di sisi lain kata Jamiat, masyarakat setempat juga meminta transparansi penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan pihak perusahaan.

Sekretaris Komisi III DPRD Kubu Raya, Amri mengatakan, pihak parlemen melalui Komisi III DPRD Kubu Raya akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pencemaran limbah cair di sungai dan polusi asap pabrik PT. BPK
termasuk mengenao transparansi pengelolaan dan pengucuran dana CSR milik perusahaan.

“Untuk membantu menyelesaikan masalah ini, dalam waktu dekat kami akan memanggil sejumlah pihak terkait seperti pihak perusahaan, dinas terkait seperti dinas lingkungan hidup, masyarakat yang mengeluh akibat pencemaran limbah cair dan polusi asap pabrik untuk sama-sama mencari solusi terbaik atas masalah yang terjadi,” kata Amri.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini pun berharap masing-masing pihak terkait bisa menyediakan data dan dokumentasi sejenis yang bisa dipaparkan untuk mengetahui secara detail permasalahan yang terjadi di lapangan. (ash)

loading...