Warga Hibahkan Lahan untuk Normalisasi Saluran Air

HIBAH: Kades Sungai Batang, Mahyus menyerahkan surat hibah lahan kepada pihak Dinas PUPR. ISTIMEWA

MEMPAWAH – Persoalan banjir yang puluhan tahun terakhir ini menjadi momok bagi masyarakat Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh segera menemukan solusi. Bupati Mempawah, Erlina berjanji akan merealisasikan pembangunan normalisasi untuk mempercepat pembuangan air ke laut.

Mendukung realisasi proyek normalisasi tersebut, petani Desa Sungai Batang, Tri Teguh Handoko rela menghibahkan tanah miliknya dengan lebar 2 meter dan panjang 280 meter untuk mewujudkan solusi banjir di desanya. Hibah tanah diserahkan langsung oleh Tri kepada Kades Sungai Batang, Mahyus di Kantor Desa Sungai Batang, Selasa (27/7).

“Alhamdulillah, kami sudah menerima hibah tanah dari warga bernama Tri Teguh Handoko. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan normalisasi, pembuatan pintu air dan batu pasang dalam upaya mengatasi persoalan banjir di Desa Sungai Batang,” ungkap Mahyus.

Selanjutnya, Mahyus memastikan dirinya telah menindaklanjuti proses hibah tersebut dengan melaporkan dan menyerahkan surat serah terima lahan ke Dinas PUPR. Dia berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah segera merealisasikan pembangunan tersebut.

“Surat hibah sudah langsung kita serahkan ke pejabat Dinas PUPR. Sebagai bentuk pemberitahua bahwa lahan untuk normalisasi sudah siap. Tinggal menunggu pelaksanaan pembangunan direalisasikan dilapangan,” tegasnya.

Terkait pembangunan itu, Mahyus menjelaskan, rencananya akan dilakukan normalisasi ke arah laut sepanjang 500 meter. Kemudian didukung dengan batu pasang di sisi kiri dan kanan saluran air serta pembangunan tiga pintu air untuk mencegah masuknya air laut ke lahan-lahan pertanian.

“Menurut penjelasan dari Kepala Dinas PUPR saat mendampingi Bupati meninjau banjir di Desa Sungai Batang, rencananya akan dibangun normalisasi, didukung batu pasang serta pintu air. Ini akan menjadi solusi permanen mengatasi banjir di masyarakat,” tuturnya.

Bahkan, menurut Mahyus, pembangunan normalisasi itu akan memberikan dampak positif untuk mengatasi persoalan banjir di desa-desa lainnya. Seperti Desa Bakau Besar Laut, Desa Bakau Besar Darat, Desa Sungai Rasau, Desa Galang dan sekitarnya.

“Nantinya banjir yang merendam desa-desa di Kecamatan Sungai Pinyuh akan cepat surut melewati normalisasi di Desa Sungai Batang. Jadi, efek pembangunan ini sangat luas untuk mengurangi dampak banjir di desa lainnya,” pungkas dia.(wah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!