Warga Kesulitan Air Bersih

PEMBAGIAN AIR: Warga Jalan Aloevera, Gang Amantubillah, Kelurahan Bansir Darat, Pontianak Tenggara, saat menerima pembagian air bersih yang dilakukan oleh PMI Kota Pontianak, kemarin. ISTIMEWA

PMI Salurkan Bantuan

PONTIANAK – Musim kemarau yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat sejak beberapa bulan terakhir mengakibatkan persediaan air bersih berkurang. Masyarakat yang biasanya mengandalkan kolam penampungan air hujan, terpaksa harus mengambil air dari sungai yang tak layak pakai.

Untuk mengantisipasi kurangnya pasokan air bersih yang dialami warga, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak mulai mendistribusikan air bersih ke lokasi yang terdampak kemarau.

Untuk pertama kalinya, pendistribusian ini menyasar masyarakat di Jalan Aloevera, Gang Amantubillah, Kelurahan Bansir Darat, Pontianak Tenggara, Jumat (20/09).

Wakil Ketua Bidang Bantuan dan Bencana PMI Pontianak Kompol Syarifah Salbiah mengatakan, pendistribusian air bersih gratis untuk kali pertama ini dilakukan bersama-sama dengan PMI Provinsi Kalimantan Barat.

“Untuk air bersihnya, PMI mendapat dukungan dari PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak sebanyak 6.000 liter,” ujar Salbiah yang juga menjabat Kasat Lantas Polresta Pontianak.

Rencananya, untuk beberapa hari ke depan, pendistribusian air bersih yang sepenuhnya dilakukan oleh para Relawan Posko PMI Kota Pontianak ini akan dilanjutkan di sejumlah titik.

Agar tepat sasaran, Salbiah berharap informasi dari masyatakat, termasuk para lurah di Kota Pontianak untuk membantu berupa pemberian data kebutuhan air bersih bagi warga terdampak. “Seperti kali ini, kami mendapat informasi titik lokasi dari Lurah Bansir Darat, ibu Patrisia Stepania, dan PMI langsung turun ke lapangan,” katanya.

Hal senada diungkapkan Sekretaris PMI Provinsi Kalimantan Barat Adi Sumariadi. Menurutnya, untuk mendukung kegiatan ini, PMI Provinsi Kalimantan Barat selain menyiagakan tangki berkapasitas enam ton untuk mendistribusikan air bersih, juga menyediakan masker untuk dibagikan.

“Nantinya bersamaan dengan pendistribusian air ini, juga kami membagikan masker dan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu Marzuki, seorang warga Jalan Aloevera, Gang Amantubillah, Kelurahan Bansir Darat, Pontianak Tenggara mengaku sangat terbantu dengan adanya pendistribusian air bersih tersebut.

Menurutnya, kemarau kali ini telah menyebabkan sumur-sumur maupun tempat penampungan air hujan di permukiman mereka mengering.

Maklum, wilayah tempat dia dan sekitar 40an kepala keluarga lainnya tinggal ini belum sepenuhnya teraliri ledeng. “Kadang kami patungan membeli atau meminta air ke rumah-rumah warga di depan (gang) yang memiliki PDAM,” katanya. (arf)

Read Previous

Jakarta Lima Tahun Gelar Formula E

Read Next

Kinerja Terbaik, Persembahan Terbaik

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *