Warga Sungai Raya Krisis Air

krisis air

KERING: Warga Sungai Raya Kabupaten Bengkayang mulai kesulitan air. Sumur tua di kaki gunung menjadi andalan mereka satu-satunya, mulai mengering hingga ke dasar. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

SUNGAI RAYA – Musim kering dan bencana asap yang melanda Kalimantan Barat beberapa bulan terakhir, mulai membawa dampak buruk bagi masyarakat. Selain masalah asap yang mengakibatkan diliburkannya sekolah di seluruh Kalbar, pemerintah diminta untuk tak mengabaikan masalah lain.

Warga Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan di Kabupaten Bengkayang mulai kesulitan air. Mereka yang biasanya mengandalkan air hujan untuk keperluan sehari-hari, kini mulai kebingungan untuk mencari air. Hampir dua bulan mereka menghadapi masalah ini. Kini, sumur tua di kaki gunung menjadi andalan mereka satu-satunya. Gawatnya, sumur tersebut pun sudah mengering hingga ke dasar.

Berdasarkan pantauan langsung Pontianak Post di lapangan, kedua sumur yang menjadi tempat warga mengambil air tersebut sudah kering. Bahkan satu sumur sudah terlihat tak layak digunakan karena kondisi airnya sudah keruh dan banyak terdapat binatang air.

Kendati demikian, sumur tua ini tetap menjadi andalan warga sekitar. Ratusan jerigen berhasil diisi warga yang mengantre. Masing-masing warga membuat timba sendiri dengan ember seadanya. Pria dan wanita dewasa bahu-membahu menimba air, kemudian menyaringnya sebelum dimasukkan ke dalam jerigen. Ada juga warga yang bergotong-royong membawa mobil pickup untuk diangkut bersama ke kampung.

Warga berharap kondisi ini tidak berlarut hingga lama, sebab persediaan air bersih di rumah mereka sudah semakin sedikit. (ndo)

Read Previous

Serah Terima Jabatan Pangdam XII Tanjungpura

Read Next

Dua Tahun Melelahkan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *