Warga Temajuk Dikader jadi Tour Guide

BERI PELATIHAN: Tim Dosen Poltesa saat melakukan pendampingan guide tour kepada masayarakat Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, kemarin. ISTIMEWA

PALOH – Sebagai daerah yang kaya dengan keindahan alam, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, saat ini sudah menjadi destinasi wisata primadona. Tak hanya dari Kalimantan Barat, tetapi sering juga mendapatkan kunjungan wisatawan asing.

Sarana penunjang untuk kemajuan kepariwisataan sangat diharapkan hadir di daerah tersebut. Termasuk kesiapan masyarakat setempat. Hal inilah menjadi salah satu dasar Tim Dosen Manajemen Bisnis Politeknik Negeri Sambas melaksanakan kegiatan berupa pendampingan tour guide kepada warga Desa Temajuk.

“Kegiatan pendampingan tour guide yang kami laksanakan sebagai dukungan dalam mewujudkan Temajuk sebagai Desa Wisata,” kata Ketua Tim Pelaksana, Hikmah Trisnawati didampingi Tita Rosalina dan Ira Mutiaraningrum, selaku anggota.

Dalam pendampingan Tim Dosen yang dibantu Mahasiswa Politeknik Negeri Sambas yang sedang melaksanakan magang lapangan di desa tersebut, merupakan rangkaian kegiatan kerja sama pendampingan Perguruan tinggi dengan Kemenparekraf dan Kemendes. “Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat mewujudkan desa wisata yakni melakukan persiapan tour guide mulai dari kelembagaannya hingga teknik guiding,” katanya.

Tujuan dari PKM, sebutnya, adalah untuk menyelesaikan permasalahan mitra untuk melakukan pendampingan, peningkatan personality yang baik dari tata cara berpakaian, peningkatan  skill terutama dalam memimpin rombongan tour, peningkatan knowledge padat dengan mempelajari sejarah desa, budaya, dan lingkungan sekitar. “Dengan pengetahuan tersebut, warga dapat memberikan informasi yang jelas dan dapat memberikan kepuasan pada tamu. Selain itu peningkatan attitude yakni memperbaiki sikap sopan santun dan  ramah pada tamu. Kemudian membuatkan ragam paket tour untuk desa wisata agar lebih terarah dan menarik,” kata Hikmah.

Disampaikan Hikmah, prioritas persoalan atau permasalahan yang disepakati yaitu salah satunya adalah mitra kurang informasi atau belum mampu dalam hal membuat paket tour, sehingga hasil dari produk paket tour tidak monoton dan mudah promosikan serta meningkatkan nilai ekonomis.

Selain itu juga akan dilatih Bahasa Inggris dasar untuk komunikasi pada kegiatan guiding. Target yang hendak dicapai adanya peningkatan pengetahuan, kemudian paket tour yang sebelumnya belum ada, selanjutnya akan dimuat pada media cetak/prosiding. “Hasil dari pendampingan ini adalah terbentuknya lembaga tour guide lokal Temajuk, adanya contoh paket tour sederhana untuk dapat dijelaskan, peningkatan kepiawaian dalam mengkoordinasikan rombongan dan menyusun alur yang dapat di presentasikan tentang Desa Temajuk, serta belajar mempromosikan pada wisatawan bahwa Temajuk punya guide lokal. Peserta lebih percaya diri untuk menyapa tamu dengan menggunakan greeting yang baik dalam bahasa inggris,” katanya. (fah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!