Warga Usulkan Pembangunan Jalan Poros 

MURENBANG: Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo dan sejumlah kepala SKPD Kubu Raya menghadiri Musrenbang di Kecamatan Batu Ampar. Ashri Isnaini/Pontianak Post

BATU AMPAR – Merasa masih belum optimalnya pembangunan infrastruktur di daerahnya membuat beberapa desa di Kecamatan Batu Ampar mengusulkan pembenahan infrastruktur kepada Pemerintahan Kabupaten Kubu Raya. Banyak masyarakat di kecamatan ini berharap usulan tersebut bisa diakomodir dan direalisasikan pada APBD 2021 mendatang.

“Kecamatan Batu Ampar cukup luas, karena terdiri dari 15 desa dan 54 dusun dengan jumlah penduduk 36.844 jiwa dimana kondisi geografis dari kecamatan ini bersinggungan langsung dengan laut, namun masyarakat sangat memerlukan akses jalan poros yang memadai untuk mengangkut hasil bumi masyarakat,” kata Camat Batu Ampar, Iksan Sukendra, Kamis (13/2) saat Musrenbang Kecamatan Batu Ampar yang dihadiri Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo serta beberapa kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kubu Raya.

Menurutnya, dari beberapa usulan yang diajukan pemerintah desa pada musrenbang Kecamatan Batu Ampar yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 15 Januari lalu, hampir semua desa di kecamatan ini mengharapkan adanya pembangunan jalan poros yang lebih baik.

“Kami sangat bersyukur, Batu Ampar mendapatkan anggaran Rp25 miliar lebih APBD dari 2020 ini. Namun, dari beberapa pengajuan pembangunan dari Musrenbang Desa sebagian besar mengajukan pembangunan infrastruktur, terutama pembangunan jalan poros dan diharapkan pada tahun 2021 semua itu bisa terwujudkan,” terangnya.

Kepala Bappeda Kubu Raya, Amini Maros yang turut menghadiri Musrenbang tersebut mengatakan, dalam perencanaan Musrenbang di tiap kecamatan diharapkan dapat dimuat berbagai program prioritas pembangunan di setiap desa, tidak hanya infrastruktur, tetapi juga pembangunan lainnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Makanya pada periode kepemimpinan bapak Bupati Muda Mahendrawan dan Sujiwo ini Kubu Raya memfokuskan pada pembangunan SDM. Hal ini terbukti dengan penguatan alokasi anggaran untuk bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kubu Raya telah memfasilitai penyediaan USG disetiap Puskesmas di Kubu Raya. Hadirnya USG di 20 Puskemas Kubu Raya tersebut diharapkan, agar ibu hamil bisa mengetahui secara pasti perkembangan janin di dalam kandungannya. Hal ini sangat penting karena 1000 pertama kehidupan anak, menjadi penentu bagi tumbuh kembang yang baik bagi anak.

“Arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kubu Raya tahun 2020 difokuskan pada peningkatan ekonomi masyarakat dan percepatan infrastruktur pembangunan dan SDM masyarakat,” ucap Amini Maros.

Sementara itu, Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah menambahkan dirinya juga berharap agar pada Musrenbang Kubu Raya mendatang bisa mengutamakan semua aspirasi yang disampaikan masyarakat pada Musrenbang Desa dan kecamatan.

“Saya juga berasal dari Batu Ampar, sejauh ini saya lihat memang kondisi jalan poros kita belum memadai, sehingga kami selaku anggota dewan akan ikut menggiring hasil musrenbang ini agar bisa direalisasikan pada APBD 2021 mendatang,” terangnya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengakui, hingga saat ini masih banyak infrastruktur di Batu Ampar yang memerlukan pembenahan. Namun dikarenakan keterbatasan anggaran yang ada, perlu benar-benar diprioritaskan jalan mana dulu yang akan dibangun.

“Ya, kita perlu melakukan bertahap, karena APBD yang ada tidak hanya untuk infrastruktur tapi juga untuk sektor pembangunan lainnya seperti kesehatan, pendidikan dan pembangunan ekonomi masyarakat. Namun yakin lah, kami selaku pemkab akan mengakomodir hasil musrenbang ini,” jelas Bupati pertama Kubu Raya ini. (ash)

loading...