Warga Wajok Hilir Temukan Mayat dalam Parit

EVAKUASI: Mayat korban saat dievakuasi petugas dan warga dari dalam parit. ISTIMEWA

MEMPAWAH – Warga Jalan Parit Wak Dongkak, RT 01/RW 07, Dusun Coklat, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan dikejutkan dengan temuan mayat, Senin (11/1) sekitar pukul 13.00. Mayat pertama kali ditemukan dalam posisi terlungkup didalam parit.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah melalui Kapolsek Siantan, IPTU Rahmad Kartono membenarkan temuan mayat di dalam parit. Kapolsek mengungkapkan, identitas mayat diketahui bernama Ismail alias Maila (80) warga Jalan Parit Wak Dongkak, Desa Wajok Hilir.

“Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Abdul Syukur. Saat itu, saksi Abdul Syukur hendak mencari anak ikan di parit di belakang rumah korban, Ismail,” ungkap Kapolsek.

Saat hendak mencari anak ikan, sambung Kapolsek, secara tidak sengaja saksi melihat sosok tubuh manusia dalam kondisi terlungkup di dalam parit dengan diameter lebar kurang lebih 50 centimeter dan kedalaman 1 meter.

“Ketika itu, saksi melihat tubuh korban sudah mengapung di dalam parit dengan posisi terlungkap. Korban ditemukan mengenakan baju kaos berwarna putih dan celana panjang berwarna coklat,” paparnya.

Sontak saja, imbuh Kapolsek, temuan itu mengejutkan saksi Abdul Syukur. Tanpa berpikir panjang, saksi lantas memberitahukan temuannya itu kepada masyarakat setempat. Dia meminta bantuan masyarakat untuk mengangkat mayat dari dalam parit.

“Saksi juga langsung menghubungi pihak kepolisian dan salah seorang anak korban bernama Abdul Malik. Saksi minta agar semua pihak secepatnya datang ke TKP penemuan mayat tersebut,” ujarnya.

Tak selang berapa lama, sambung Kapolsek, Kanit Binmas Polsek Siantan, Aipda Hairul dan anak korban bernama Abdul Malik tiba di TKP temuan mayat. Atas permintaan anaknya, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka yang berjarak kurang lebih 50 meter dari TKP temuan mayat.

“Sekitar pukul 16.00, dokter dari Puskesmas Wajok Hulu datang kerumah korban untuk melakukan visum luar. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” bebernya.

“Pihak keluarga juga sudah menandatangi surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi terhadap tubuh korban. Karena, pihak keluarga meyakini jika korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” tukas Kapolsek.(wah)

error: Content is protected !!