Waspada Cuaca Panas Hockenheimring

Mercedes' British driver Lewis Hamilton makes a pit-stop during the British Formula One Grand Prix at the Silverstone motor racing circuit in Silverstone, central England, on July 14, 2019. (Photo by MATTHEW CHILDS / POOL / AFP)

HOCKENHEIM–Menjelang grand prix Jerman akhir pekan ini, Mercedes kembali dibayangi masalah yang sama ketika mereka melalui balapan sulit di Red Bull Ring, Austria (30/6). Penyebabnya, sirkuit Hockenheimring diprediksi bakal terpapar cuaca panas sepanjang pekan ini.

Dua pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas sejauh ini terganggu saat menghadapi race di tengah cuaca panas. Kenyataan itu membuat tim Silver Arrows harus lebih waspada di GP Jerman kali ini. “Perkiraan cuaca memprediksi suhu tinggi, sangat menantang bagi kami seperti di Austria, jadi kami harus tetap waspada,” ujar team principal Mercedes, Toto Wolf sebagaimana dikutip Planet F1. Seperti halnya Red Bull Ring di Spielberg, tipikal sirkuit Hockenheimring memang pendek.

Hockenheimring bakal menggeber lintasan sejauh 4,318 kilometer. Track legendaris itu menawarkan 16 tikungan. Sembilan ke kanan dan sisanya ke bagian kiri.

“Meskipun banyak hal yang terjadi, fokus kami tetap menjaga performa kami berada di lintasan,” lanjut Wolff. Perkiraan cuaca sepanjang pekan ini berada di kisaran 34 hingga 38 derajat celcius. Namun, ada celah yang bisa dimanfaatkan Mercedes.

Menurut Ian Ferguson, pengamat cuaca BBC, suhu udara bakal lebih dingin saat akhir pekan. Tetapi, ada potensi turun hujan saat sesi kualifikasi ataupun pada balapan berlangsung. Seperti yang terjadi saat balapan musim lalu.

Hujan pada gelaran musim lalu turut membuat Sebastian Vettel kehilangan podiumnya di balapan kandang. Kala itu, dengan 16 lap tersisa, Vettel mengalami insiden dan keluar lintasan. Selanjutnya, Hamilton mencuri salah satu kemenangan terbesarnya. Apalagi dia harus memulai race dari posisi ke-14.

“Kami harus membayar kesalahan tahun lalu,” kata Vettel dikutip Crash. Menurutnya, tikungan pertama menjadi yang paling sulit ditaklukkan. Itu akan menjadi salah satu penentu balapan di Hockenheimring.
Di sisi lain, salah satu tantangan besar tim Kuda Jingkrak lantaran mereka tidak membawa paket baru yang signifikan ke Jerman. “Tetapi, kami mempelajari data dari seri terakhir di Silverstone yang memberikan kami informasi penting terkait pemahaman yang lebih baik tentang mobil kami,” urai team principal Ferrari Mattia Binotto. (nap)

loading...