Wijnaldum Merasa Tidak Dicintai di Liverpool

Georginio Wijnaldum

PARIS,-Georginio Wijnaldum mengungkapkan pelecehan di media sosial adalah alasan di balik hengkang dari Liverpool dan menyatakan merasa tidak dicintai oleh sebagian kalangan di klub itu.

Wijnaldum yang meneken kontrak bersama Paris Saint-Germain setelah hengkang dalam status besar transfer bergabung dengan Liverpool pada 2016 dari Newcastle United.Dia sudah tampil lebih dari 200 kali dengan turut mengangkat trofi juara Liga Premier dan Liga Champions sebelum pergi akhir musim ini.

“Setiap hari dalam latihan dan dalam pertandingan saya memberikan segalanya. Liverpool itu berarti sangat banyak bagi saya. Ada masa manakala saya merasa tidak disukai dan diapresiasi di sana,” kata Wijnaldum kepada The Times.

“Bukan oleh rekan-rekan satu tim saya, bukan orang-orang di Melwood (pusat latihan Liverpool). Saya tahu mereka semua menyukai saya dan saya menyukai mereka. Bukan dari sisi itu, lebih karena dari sisi yang lain,” sambung dia seperti dikutip AFP.

Dia menambahkan “ada masa ketika saya tidak merasa disukai. Dalam dua musim terakhir, saya merasakan hal itu beberapa kali.Penggemar di dalam stadion dan pendukung di media sosial itu dua hal berbeda. Di dalam stadion, saya bisa katakan tak ada yang buruk dari mereka. Mereka selalu mendukung saya,” tambahnya.

“Di media sosial jika kami lolos saya menjadi salah seorang yang dikambinghitamkan, dengan menuding saya ingin pergi. Ada masa ketika saya berpikiran begini, ‘Wah seandainya mereka tahu pasti saya sudah berusaha untuk bugar dan bermain pada setiap pertandingan,” ujarnya.

Sementara itu Harry Wilson resmi bergabung dengan Fulham dari Liverpool, dan ia dikontrak lima musim dengan nilai 12 juta poundsterling (sekitar Rp238 miliar).Selain itu, Fulham juga telah mengonfirmasi transfer kiper Paulo Gazzaniga dengan kontrak dua tahun setelah kontraknya di Tottenham Hotspur berakhir bulan lalu.

Wilson menjalani masa pinjaman di Derby dan Bournemouth sebelum menghabiskan musim 2020/21 di Cardiff City, di mana ia mencetak tujuh gol serta membuat 12 assist dalam 37 penampilan di Divisi Championships.

Dia masuk dalam skuad timnas Wales yang berpartisipasi pada Euro 2020 dan tampil dalam kemenangan 2-0 atas Turki serta kekalahan dari Italia dan Denmark saat tim asuhan Rob Page mencapai babak 16 besar.

Wilson adalah produk akademi Liverpool. Ia meninggalkan klub Merseyside setelah 15 tahun berkarier di sana, tetapi pemain Wales tersebut kesulitan untuk mendapatkan waktu bermain di tim utama.

“Saya senang menandatangani kontrak dengan Fulham. Dari obrolan pertama saya dengan pelatih di telepon, saya menyukai apa yang dia katakan dan merasa bahwa dia memahami saya sebagai seorang pemain, dan itu memainkan peran penting untuk saya datang ke sini,” kata Wilson, seperti dilansir Sky Sports pada Minggu.

“Ambisi klub untuk kembali ke Liga Premier Inggris menarik bagi saya karena di situlah kita semua ingin bermain. Saya berharap saya bisa datang ke sini, memiliki musim yang baik dan membantu membawa klub kembali ke Liga Premier Inggris,” pungkasnya.(ant)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!