Wujudkan Zero Hotspot Melalui Desa Mandiri Menuju Langit Biru

Desa Mandiri: Kodam XII/Tpr melakukan sosialisasi program desa mandiri menuju langit biru di Bumi Khatulistiwa di Kota Singkawang. Har/Pontianak Post

SINGKAWANG–Kodam XII/Tpr melakukan sosialisasi program desa mandiri menuju langit biru di Bumi Khatulistiwa di Kota Singkawang. Pa Sahli Pangdam XII/Tpr Bidang Manajemen dan Sishanneg, Kolonel Arm Alexander Adolf Eman mengatakan, jika program langit biru ini adalah merupakan ide atau gagasan dari bapak Pangdam XII/Tpr dalam rangka mewujudkan ataupun upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berada di wilayah Kalbar.

Ide dan gagasan ini muncul atau lahir dari arahan bapak Presiden RI, Joko Widodo yang terkait dengan strategi dalam kebijakan maupun penanganan Karhutla di wilayah NKRI yang tercinta,” katanya, Kamis (20/2). Dia mengatakan, program ini akan terus berkelanjutan setiap tahunnya, terutama pada musim kemarau dalam rangka terciptanya kemakmuran daerah khususnya di Provinsi Kalbar. Mengingat program langit biru ini adalah merupakan wadah atau solusi alternatif dalam rangka upaya penanganan Karhutla di wilayah Kalbar,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan memberikan apresiasi kepada bapak Pangdam XII/Tpr atas diluncurkannya program desa mandiri menuju langit biru di bumi khatulistiwa. “Program ini merupakan inovasi dari bapak Pangdam XII/Tpr bahwa kita sepakat untuk berkomitmen bagaimana kedepan Kalbar tanpa terkecuali di Kota Singkawang harus Zero Hotspot,” katanya. Untuk itu, ajaknya, mari bersama-sama melaksanakan semboyan “Serbu dan Keroyok (Serok)” yang bilamana terjadi Karhutla untuk sama-sama ditanggulangi dengan kebersamaan dan kegotongroyongan.

“Itu harapan kita dan kepada semua pihak mari kita bangun komitmen ini untuk menjaga Kota Singkawang agar benar-benar tercipta Zero Hotspot,” ujarnya. Pemkot Singkawang bersama stakeholder lainnya, akan selalu siap untuk mendukung program ini. “Bahkan, Pemkot Singkawang juga akan mengkampanyekan ke masyarakat agar tidak membuang dan membakar sampah sembarangan,” ungkapnya. (har)