Yayasan Makmur Gelar Bhakti Sosial Tahun Ke 4

Ratusan Warga Antre Mendapatkan Pengobatan Gratis

Yayasan Makmur (Marga Yo) Pontianak bekerja sama dengan Tim kesehatan Hati Nurani menggelar bakti sosial,Minggu (18/8) di Gedung SD Bruder Karnisius , Siantan Pontianak Utara. Acara berlangsung dari pagi pukul 08.00 hingga 16.00.

Dibantu oleh 15 dokter umum dan 1 dokter spesialis mata, baksos ini sukses menyedot perhatian hampir 500 orang. Baksos dibantu oleh 12 tenaga apoteker, 10 perawat dan 8 tenaga teknis.

Sidiq Handanu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak mewakili Wali Kota hadir membuka Baksos Pengobatan Gratis ini. Sidiq mengapresiasi kegiatan ini, dan berpesan agar pasien harus mengontrolkan diri, apabila telah terdeteksi mendapat penyakit degeneratif.

Hadir pula Ketua Umum Yayasan Makmur Yo Nguan Cua dan tim dokternya serta Pengurus Yayasan Makmur,  Kadis Kesehatan Kalbar Harrison mewakili Gubernur Kalbar, Kakesdam XII/Tanjungpura Kolonel Ckm Sebastian Agustinus Budijono, M.Kes, Pabanda Komsos Sterdam XII/Tpr Mayor Inf Afiansah.

Ketua Yayasan Makmur, Yo Nguan Cua yang juga merupakan calon ketua umum Yayasan Bhakti Suci turut hadir dari awal acara sampai acara berakhir. Yo Nguan Cua menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras tanpa pamrih di lapangan. “Walau bekerja non stop 8 jam , semua melayani setiap pasien yang datang dengan semangat, sabar dan penuh kasih,” kata pria yang memimpin Yayasan Makmur 4 periode, ketua 1 YBS, 2 priode ini.

Baksos ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu, dan kegiatan ini mendapat sambutan dan pujian oleh masyarakat luas dan acara berlangsung lancar dan sukses

Yayasan Makmur dibawah pimpinan Yo Nguan Cua telah 4 tahun berturut turut melakulan bakti sosial yang sama. Selain pemeriksaan dan pengobatan , mereka juga memberi penyuluhan langsung kepada yang hadir untuk terus menjaga krsehatan melalui pola hidup dan pola makan yang sehat .

“Kami siap terus perbaiki dan tingkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan di kesempatan selanjutnya, agar semakin bermanfaat,” Pungkas
ungkap Yo Nguan Cua.

Total pasien 486, dan 132 diantaranya memeriksakan mata. Sebagian besar pasien memiliki hasil pemeriksaan gula darah sewaktu yang tinggi. Diabetes merupakan penyakit yang gejalanya sulit diketahui. Melalui baksos ini diharapkan warga lebih waspada terhadap penyakit degeneratif seperti diabetes. (mrd)

Read Previous

Bupati Lepas Peserta Pawai Kemerdekaan

Read Next

Xing Fu Beri Bantuan Balita Hingga Lansia

Tinggalkan Balasan

Most Popular