Yudisium Kenaikan Tingkat Praja IPDN Kampus Kalbar

YUDISIUM: Direktur IPDN Kampus Kalbar, Zulkarnaen Ilyas, menyematkan Tanda Pangkat Nindya Praja, pada Upacara Kenaikan Tingkat dan Pangkat,  Praja IPDN Kampus Kalbar, Jumat, (7/08) kemarin. ISTIMEWA

INSTITUT Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Kalimantan Barat menyelenggarakan Upacara Yudisium kenaikan tingkat bagi satuan Madya Praja Angkatan XXIX. Sebanyak 162 praja yang terdiri dari 59 praja putri dan 103 praja putra diyudisium langsung oleh direktur dan sekaligus Pembina Upacara yang berlangsung di Lapangan Parade IPDN Kalbar, Jumat (07/08).Yudisium ini merupakandasar bagi Madya Praja (Praja Tk.II) untuk melanjutkan ke jenjang Nindya Praja (Praja Tk.III) setelah mengikuti pendidikan pengajaran, pelatihan dan pengasuhan (Jarlatsuh) tahun akademik 2019/2020.

Dalam sambutannya, Direktur IPDN kampus Kalimantan Barat, Zulkarnaen Ilyas, yang sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan pesan kepada praja agar semakin tinggi tingkat dan pangkat praja,sudah seharusnya didukung oleh sikap / karakter yang arif dan bijaksana.  Sebagaimana filosofi ilmu padi, “makin berisi makin merunduk”, yang mengandung makna bahwa kelebihan yang kita miliki, janganlah kita merasa tinggi, lantas tidak menghargai orang lain. Dengan kelebihan yang kita miliki diharapkan lebih rendah hati dan saling membagi ilmu, pesannya.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa momentum yudisium bagi praja dapat memacu kompetensi dan kualitas belajar agar selalu siap menjadi kader Aparatur Sipil Negara yang memiliki kemampuan yang profesional, terampil dan berintegritas untuk masyarakat dan negara. Sebagaimana pesan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN angkatan XXVII, yang mengatakan perubahan kearah yang baik dan karakter yang linier dengan capaian prestasi adalah amanah yang sudah sepatutnya diemban oleh kader pelopor pemerintahan masa depan dengan mempersiapkan diri dengan ilmu kearah perubahan yang baik.

Dan karakter yang linier dengan capaian prestasi adalah amanah yang sudah sepatutnya diemban oleh kader pelopor pemerintahan masa depan.  Mempersiapkan diri dengan ilmu yang mumpuni, sedini mungkin sehingga layak menjadi Pamong Praja Muda sesuai kebutuhan dan harapan Negarasedini mungkin sehingga layak menjadi Pamong Praja Muda sesuai kebutuhan dan harapan Negara, tuturnya

Dalam yudisium tersebut, berdasarkan Surat Keputusan Direktur, Nomor : 423.7/89/IPDN.28, terdapat enam praja memperoleh piagam penghargaan yang berasal dari dua Program Studi yakni Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah dan Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Sektor Publik.

Prodi MSDM Sektor Publik untuk predikat tiga terbaik diraih oleh Rizkia Lana, asal pendaftaran Banten (IPK 3,83), Ni Luh Mira Anggariyani (asal pendaftaran Bali (IPK 3,82) dan Bunga Sri Annisa, asal pendaftaran Sumatra Barat (IPK 3,81). Sementara untuk tiga terbaik Prodi Administrasi Pemerintahan Daerah diraih olehKharin Ramadhani, asal pendaftaran Sumatra Barat (IPK 3,79), Muhammad Fadliyansyah, asal Kepulauan Riau (IPK 3,78) dan Syarifsyah Asraf, asal pendaftaran Banten (IPK 3,74). (Sumber NWP. Junia Ega Lestari)

loading...