Zakat Hasil Menjual Rumah

opini pontianak post

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Mohon penjelasannya, beberapa bulan yang lalu saya menjual rumah karena ingin pindah keluar kota. Hasil dari jualan rumah ini apakah saya wajib mengeluarkan zakat. Terimakasih.

Jawaban:
Waalaikum salam warahmatullah wabarakatuh.
Terima kasih atas pertanyaan saudara semoga jawaban yang saya tulis ini bisa memberikan jalan terbaik dalam pengelolaan harta yang saudara miliki sehingga meraih berkah dan rida Allah SWT.
Senantiasa berdoa kepada Allah SWT, semoga kita terhindar dari berbagai macam cobaan hidup, kekurangan pangan, penyakit-penyakit, wabah serta perbuatan keji dan mungkar baik zahir maupun batin yang sedang melanda negeri ini. Aamiin.
Beberapa hari yang lalu saya pernah menjelaskan bahwa terdapat beberapa objek zakat di antaranya adalah zakat harta (mal), zakat perdagangan, zakat peternakan, zakat pertanian, zakat pertambangan dan muncul terakhir adalah zakat profesi. Ini beberapa sumber atau objek zakat. Masing-masing objek zakat ini mempunyai dasar hukum yang berbeda-beda. Persentase wajib zakatnya pun berbeda.
Khusus yang dialami oleh ibu terkait hasil menjual rumah masih tergolong kepada zakat harta (mal). Ibu bisa mengeluarkan zakatnya di saat mencapai nishab yaitu setara dengan 85 gram emas dan sudah harus mencapai satu tahun (haul).
Namun, jika ibu ingin praktis dan berkeinginan untuk segera melakukan kebajikan dalam bentuk zakat, bisa saja memakai instrumen zakat profesi. Dasar hukumnya terdapat pada QS. Al-Baqarah: 267, “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian apa yang kami keluarkan dari bumi untuk mu.”
Menurut Yusuf Qardhawi, ayat ini tidak hanya berlaku khusus saja pada objek zakat, tetapi berlaku umum pada usaha yang dilakukan oleh manusia. Ibu telah melakukan penjualan rumah dan mendapatkan uang dari hasil penjulan maka dianjurkan agar segera menunaikan zakat niaga ibu walau tidak sampai satu tahun yaitu dengan mengeluakan 2,5 % dari harga rumah yang terjual.
Cara menghitung zakat hasil penjulan rumah ibu sebagai berikut. Misalnya hasil penjualan rumah ibu Rp. 200.000.000, maka zakatnya adalah Rp. 200.000.000 x 2,5% = Rp. 5.000.000. Wallahu a’lam bisshawab*

loading...